Sabtu 29 Oktober 2022, 15:02 WIB

Buka Investasi Mata Uang Digital, Triv Umumkan Listing Kripto Aptos

mediaindonesia.com | Teknologi
Buka Investasi Mata Uang Digital, Triv Umumkan Listing Kripto Aptos

Ist
Ilustrasi. Kripto Aptos hadir di spot dan market Triv.

 

PLATFORM jual beli Bitcoin yang resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Triv.co.id mengumumkan listing kripto Aptos di platformnya

 “Listing kripto Aptos di Triv bertujuan untuk menunjang permintaan pasar dan juga pengguna dari Triv,” urai Founder dan CEO Triv.co.id Gabriel Rey dalam keterangan, Sabtu (29/10).

Rey menerangkan aset kripto Aptos (APT) yang digagas oleh beberapa mantan karyawan Meta ini diklaim sebagai saingan Solana.

“Aptos Labs adalah pengembang dari token APT bisa dibilang adalah perusahaan spin-off dari proyek yang telah dibangun sebelumnya oleh Facebook. Aptos berangkat dari gagasan beberapa mantan karyawan Meta yang memelopori stablecoin Libra atau Diem yang gagal,” ujar Rey.

Lebih lanjut Rey memaparkan keunggulan Aptos. APT sendiri, terang Rey, merupakan blockchain Layer 1 berbasis Proof-of-Stake yang menggabungkan pemrosesan transaksi paralel dengan bahasa kontrak pintar baru yang disebut Move untuk mencapai throughput transaksi teoretis lebih dari 100.000 transaksi per detik.

Baca juga: Binance Dapat Lisensi Kelola Aset Kripto Di sejumlah Negara pada 2022, Ini Daftarnya

Adapun sebelumnya, Aptos dikenal melalui listing koin di exchange besar. Meski demikian, sebenarnya Aptos sudah memulai perkembangannya mulai Maret 2022 lalu.

“Saat itu. Aptos mendapat pendanaan dari Andreessen Horowitz Ventures dengan pendanaan sebesar $200 juta. Kemudian pada bulan Juli 2022, Aptos mendapatkan pendanaan Seri A yang diberikan oleh FTX Ventures,” jelas Rey.

Karena itu, dengan pendanaan total sebesar $350 juta atau sekitar Rp5,4 triliun, Aptos berhasil membangun blockchain dan merilis mainnet serta melakukan listing koin Aptos (APT).

“Berkat pelistingan tersebut, kini koin APT memiliki valuasi sebesar $1,2 miliar atau sekitar Rp18,7 triliun per 24 Oktober 2022,” Rey memaparkan kekuatan APT.

Aptos sendiri memiliki total suplai koin sebanyak 1 miliar koin dimana 130 juta koin sudah beredar berdasarkan data coinmarketcap.  

Terdapat 4 entitas yang memperoleh alokasi koin APT yakni: Pertama. Investor sebesar 13,5% atau 135 juta APT. Kedua. Aptos Foundation sebesar 16,5% atau 165 juta APT.

Ketiga. Core Contributor (termasuk developer dkk) sebesar 19% atau 190 juta APT. Keempat. Komunitas (publik) sebesar 51% atau 510 juta APT

Rey melanjutkan, tata cara pembagian APT ke entitas selain ‘komunitas’ masih belum diket

”Untuk komunitas sendiri, APT dibagikan dengan salah satu cara yakni airdrop kepada 110.235 alamat wallet yang memenuhi syarat sebesar 150 APT. Total airdrop adalah 16.535.250 APT atau 1,65% dari total supply,” urai Rey.

Kekuatan Aptos sendiri terlihat dari performanya. Kurang dari seminggu berjalan, Aptos digadang-gadang sebagai “Solana killer”.

“Hal ini dapat dikarenakan throughput yang dinyatakan sebesar 100.000 transaksi per detik. Sebagai perbandingan, pada Solana hanya sekitar 60.000 — tetapi sering mengalami pemadaman di seluruh jaringan secara teratur,” ungkap Rey.

Di luar skalabilitas tinggi, Aptos memiliki kesamaan lain dengan Solana, termasuk dukungan modal ventura yang kuat dan pendekatan top-down untuk membangun ekosistem.

Meski demikian, secara keseluruhan, Solana masih jauh di depan Aptos dalam hal kesehatan ekosistem dan adopsi jaringan.

“Namun, jika Aptos fokus di bidang teknologi blockchain, maka ia memiliki kesempatan untuk menangkap pangsa pasar yang signifikan dari semua jaringan Layer 1 yang diaktifkan smart contract lainnya,” pungjas Rey. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok ist

Platform Digital Harus Mencerdaskan Masyarakat

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 06 Desember 2022, 12:46 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mendorong platform digital turut berperan dalam mencerdaskan...
Ist

Ini Daftar 10 Aplikasi Pelacak Lokasi

👤Meilani Teniwut 🕔Selasa 06 Desember 2022, 06:00 WIB
Penggunaan penunjuk lokasi juga bisa dimanfaatkan untuk beberapa bisnis tertentu seperti e-commerce, ojek online, dan delivery...
DOK/PII

Insinyur Dituntut Mampu Beradaptasi dengan Digitalisasi dan Internet

👤Bayu Anggoro 🕔Senin 05 Desember 2022, 22:15 WIB
Setiap insinyur  memerlukan banyak adaptasi dengan berbagai kondisi pekerjaan. Pada era industri 4.0 digitalisasi sangat dibutuhkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya