Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN jumlah pengguna aktif media sosial sebanyak 191.4 juta orang, kecakapan bermedia digital seperti mampu menggunakan dan mengelola media sosial secara baik sangat diperlukan.
"Hal ini dapat mengarahkan kepada pemanfaatan media sosial secara baik dan benar", papar Rizki Nugroho. Podcaster & Co-Founder Paberik Soeara Rakjat dalam webinar bertajuk ips Dunia Digital: Sosial Media Management yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi.
Konsultan Bisnis dan Praktisi Literasi Digital, Syarif Maulana mengatakan, Iinteraksi di ruang digital utamanya media sosial mampu menciptakan standar baru etika, maka segala aktivitas digital seperti media sosial memerlukan etika digital.
Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan manajemen media sosial yang etis. Pertama, mampu memproduksi dan mendistribusikan informasi bermanfaat dan benar. Kedua, kemampuan membangun relasi sosial dengan menerapkan etiket.
"Terakhir, hindari konten yang menimbulkan kebencian atau permusuhan", jelas Syarif Maulana.
Baca juga : 6 Langkah Mudah Agar Data Pribadi tidak Dicuri Saat Bermedsos
Ketua Prodi Perdagangan Internasional Politeknik APP Jakarta & Praktisi Literasi Digital, Bayu Sutjiatmo mengatakan dalam hal beraktivitas di ruang digital seperti media sosial, keamanan menjadi penting karena tidak ada yang aman 100% di dunia digital, yang bisa dilakukan hanyalah dengan mengurangi risikonya sedapat mungkin.
"Ada tiga hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi resiko yang ada di ruang digital. Pertama, ganti password secara berkala. Kedua, pantau akun Anda secara teratur. Ketiga, jangan klik tautan email dari sumber yang tidak dikenal.”, ujar Bayu Sutjiatmo.
Webinar itu menjadi bagian program “Indonesia Makin Cakap Digital” yang diluncurkan pada 2021. Program itu untuk menjawab survei nasional Kemenkominfo dan Katadata yang menyebutkan indeks literasi digital masyarakat Indonesia berada pada level SEDANG dengan skor 3.49.
Untuk meningkatkan skor indeks literasi digital Indonesia ke level BAIK Kemenkominfo secara konsisten akan terus menjalankan kegiatan literasi digital.
“Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat agar tujuan peningkatan skor indeks literasi digital tersebut dapat tercapai dan peningkatan kecakapan digital tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar”, ujar Menkominfo Johnny G. Plate. (RO/OL-7)
Acara edukasi ini fokus literasi digital, pelindungan anak, dan produksi konten kreatif bertanggung jawab di era AI.
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menggelar edukasi Pemasaran dan Digital Branding bagi UMKM untuk siswa SMA Negeri 1 Jatiluhur.
Penulis KBM App manfaatkan teknologi AI sebagai asisten pribadi di Korea Selatan, mulai dari deteksi kandungan halal hingga terjemahan bahasa Hangeul secara real-time.
LITERASI digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga dengan kecakapan memahami dan mengkritisi narasi yang beredar di ruang digital.
Penguatan literasi digital merupakan investasi strategis jangka panjang bagi masa depan bangsa.
BISNIS dan sufisme sebenarnya dua wilayah yang berbeda. Ketika orang berbicara tentang bisnis, ia akan segera lari kepada keuntungan-keuntunngan ekonomis.
Di tengah ritme kehidupan modern yang serba cepat, banyak orang merindukan ruang untuk berhenti sejenak, merefleksikan diri, dan bertumbuh secara pribadi.
Komisi VIII DPR RI mengingatkan pentingnya etika publik dan perlindungan anak menyoroti video viral yang memperlihatkan penceramah Elham Yahya atau Gus Elham yang mencium anak kecil
Filsafat Kemiliteran dan Keselamatan Negara. Buku ini memberikan insight penting kepada berbagai pihak untuk mendeteksi anasir-anasir buruk yang melemahkan keluhuran militer
PENYELENGGARAAN Pemilu 2024 menuai sorotan, kali ini bukan hanya soal teknis kepemiluan, melainkan juga persoalan etika dan gaya hidup mewah para komisioner KPU.
Jika kurang terkontrol, gaya komunikasi yang kurang hati-hati bisa menimbulkan persepsi negatif dan berpotensi mempengaruhi citra pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved