Kamis 23 Juni 2022, 22:58 WIB

Twitter Uji COba Fitur Notes, Bisa Bikin Cuitan Lebih Panjang

Mediaindonesia.com | Teknologi
Twitter Uji COba Fitur Notes, Bisa Bikin Cuitan Lebih Panjang

AFP/Olivier Douliery
Logo Twitter

 

PLATFORM Media sosial Twitter mengonfirmasi sedang menguji fitur cuitan yang lebih panjang bernama Twitter Notes.

Dikutip dari cuitan resminya di akun @TwitterWrite, platform yang kini dimiliki Elon Musk itu, mengatakan fitur tersebut saat ini tersedia untuk sekelompok pengguna tertentu di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Ghana. 

Selain itu, sejumlah orang di sebagian besar negara dapat membaca Notes di dalam dan di luar Twitter.

Twitter membagikan bagaimana fitur tersebut akan bekerja. Pengguna dapat mengklik tab "Write" untuk mulai menulis Notes, dan kemudian dapat menyematkan Notes itu ke dalam tweet atau cuitan mereka setelah selesai.

Beberapa penulis telah menerbitkan Notes di platform, yang muncul sebagai unggahan bentuk panjang yang dapat memiliki tweet, video, dan gambar yang menjadi satu.

Sementara itu, dikutip dari The Verge, kebocoran dan laporan tentang fitur tersebut telah beredar selama berbulan-bulan, termasuk laporan hari Selasa (21/6) dari TechCrunch yang awalnya menyatakan bahwa Twitter sedang mengerjakan fitur tersebut.

Pada Mei, peneliti aplikasi Jane Manchun Wong membagikan tangkapan layar dari fitur bernama "Notes" di beberapa tempat, dan kata kunci "Article" di tempat lain.

Ini memungkinkan pengguna menulis unggahan blog yang diformat lengkap dengan gambar, tautan, dan tweet yang disematkan.

Lebih banyak tangkapan layar dari alat yang sama dibagikan pada bulan April oleh peneliti aplikasi lain, Nima Owji, yang menunjukkan opsi bagi pengguna untuk berbagi unggahan dengan pengikut mereka, atau membuat tautan mandiri untuk unggahan untuk dibagikan di tempat lain di web.

Baca juga : Pakar Sebut Ada Enam Keuntungan Beralih ke TV Digital

Menambahkan tulisan bentuk panjang ke Twitter dapat secara drastis mengubah karakter platform, yang telah lama ditentukan oleh tulisan bentuk pendek.

Twitter awalnya hanya memungkinkan penggunanya menulis sepanjang 140 karakter, sebelum akhirnya jumlah karakter itu berlipat ganda menjadi 280 karakter pada 2017.

Di sisi lain, Twitter bisa dibilang sudah penuh dengan screed tertulis yang lebih panjang, dibagikan dalam bentuk utas (thread), tangkapan layar tweet dari artikel orang lain, atau tulisan pengguna sendiri (biasanya ditangkap di aplikasi iOS Notes).

Dengan memasukkan tulisan bentuk panjang ke dalam platformnya, Twitter berpotensi menangkap lebih banyak nilai dari unggahan ini.

Menerbitkan artikel atau catatan langsung ke Twitter akan membuat teks dapat diindeks untuk tujuan pemasaran dan pencarian, menurut The Verge.

Hal itu juga bisa cocok dengan fitur Newsletter perusahaan yang baru diciptakan.

Pada 2021, Twitter membeli perusahaan buletin Revue untuk menghadapi saingan seperti Substack, dan sejak itu mengintegrasikan buletin Revue ke dalam profil Twitter pengguna.

Namun, fitur tersebut tampaknya belum mencapai popularitas yang lebih luas. (Ant/OL-7)

Baca Juga

photodune.net

Pastikan Konten Media Sosial Berdampak Positif, Ini Caranya

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 16:41 WIB
Dalam bermedia sosial, tujuan penggunaan sosial media menjadi landasan...
Dok.Ist

ReliPay,Kolaborasi Terbaru dari Digiasia dan Reliance Group

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 06 Juli 2022, 13:28 WIB
Co-branding layanan dompet digital ini merupakan kerjasama lanjutan antara Digiasia Bios dengan Reliance...
dok.Ant

Beralih ke TV Digital Tidak Perlu Beli TV Baru, Ini Caranya

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 06 Juli 2022, 07:15 WIB
KEMENTERIAN Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyampaikan masyarakat tidak perlu panik dan harus meluruskan persepsi salah kaprah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya