Rabu 13 April 2022, 19:54 WIB

Raih Pendanaan Seri B US$80 Juta dari Credit Saison,  JULO Siap Lebarkan Literasi Finansial di Indonesia 

Mediaindonesia.com | Teknologi
Raih Pendanaan Seri B US$80 Juta dari Credit Saison,  JULO Siap Lebarkan Literasi Finansial di Indonesia 

Dok. JULO
CEO & Co-Founder of JULO Adrianus Hitijahubessy, dan Kosuke Mori dari Credit Saion menunjukkan aplikasi JULO

 

PERUSAHAAN rintisan teknologi (startup) asal Indonesia, PT. JULO Teknologi Finansial (JULO) meraih pendanaan seri B sejumlah US$80 juta dari Credit Saison dengan kombinasi US$30 juta ekuitas dan US$50 juta fasilitas kredit. 

Pendanaan itu akan digunakan oleh JULO untuk memfasilitasi akses kredit bagi masyarakat Indonesia yang belum terjangkau oleh layanan finansial konvensional yang ada.  

Sebelumnya, akses kredit konvensional untuk 47 juta segmen yang belum terjangkau perbankan (underbanked) di Indonesia terkendala pada lembaga keuangan mikro yang membutuhkan pengajuan berulang untuk setiap transaksi dan penggunaan terbatas pada pinjaman tunai. Keterbatasan akses keuangan masyarakat dilatari oleh minimnya riwayat kredit untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. 

Dengan tidak adanya basis data terkait, kalangan masyarakat tersebut dikategorikan sebagai peminjam berisiko tinggi (high-risk loan) dan sulit untuk mendapatkan akses kredit yang memadai.  

Sebagai salah satu perusahaan teknologi finansial (fintech), JULO yang menyediakan kartu kredit digital telah merevolusi akses kredit bagi masyarakat Indonesia dengan menjadi salah satu perusahaan fintech lending pertama yang dapat diakses dari seluruh 34 provinsi Indonesia. Proses underwriting kredit dan manajemen risiko berbasis big-data memungkinkan JULO meninjau kelayakan kredit nasabah secara digital melalui aplikasi ponsel di manapun nasabah berada di Indonesia. 

Hingga  2021, JULO meluncurkan fitur kredit digital, di mana 97% pengguna telah memanfaatkan fitur non-cash meliputi isi ulang dompet digital, pulsa, bayar e-commerce sampai tagihan listrik. 

Setelah menerima pendanaan sebelumnya dari Skystar Capital, Saratoga Investama, East Ventures, Quona Capital, Central Capital Ventura, MDI Ventures, Gobi Partners dan lainnya, kali ini pendanaan penuh dari Credit Saison dilangsungkan untuk mendukung pertumbuhan JULO melalui US$30 juta ekuitas dan US$50 juta fasilitas kredit. 

Ekuitas sebesar US$30 juta akan dimanfaatkan JULO untuk mengembangkan sistem analisa data,  pengembangan produk, marketing, serta rencana akuisisi nasabah dengan menambah Sumber Daya Manusia (SDM) di tim developer, data scientist dan business intelligence. Sedangkan, US$ 50 juta fasilitas kredit akan dialokasikan untuk memfasilitasi dana pinjaman pada platform JULO. 

Baca juga : Pacu Konten Lokal , Kemenkominfo Dorong Kolaborasi Tanpa Batas Lewat IoT Creation 2022​​​​​​

“Untuk meningkatkan kesejahteraan finansial, inovasi kredit perlu disertai dengan pemahaman perilaku dan kebutuhan konsumen secara mendalam. Sebagai hasilnya, JULO tetap bertumbuh di tengah situasi pandemi COVID dengan pencairan kredit lebih dari US$ 300 juta sampai saat ini. Kami sangat menantikan kerja sama dengan JULO untuk dapat mengakselerasi akses produk keuangan lebih jauh dan dapat membawa perubahan signifikan untuk perkembangan ekonomi di Asia Tenggara,” ucap Kosuke Mori, Senior Managing Executive Officer and Head of Global Business Credit Saison Co., Ltd. 

Pendanaan dari Credit Saison kepada JULO merupakan bagian dari upaya berkesinambungan perusahaan untuk memperkuat layanan teknologi finansial yang mengalami pertumbuhan secara signifikan di luar Jepang. Dengan dukungan dalam bentuk  penyediaan modal dan operasional strategis, investasi kali ini menandai langkah ekspansi Credit Saison ke pasar fintech Indonesia yang potensial dan bertumbuh secara pesat.  

Selaku pihak investor, Credit Saison akan berperan secara aktif, terutama dalam fase hyper-growth JULO, dengan melakukan observasi bersama untuk setiap potensi pengembangan bisnis ke depannya. Strategi investasi berikut dikembangkan oleh Credit Saison melalui Saison Capital, perusahaan modal ventura yang berfokus pada startup dengan peluang untuk mengembangkan kapabilitas finansial. 

“Sampai saat ini, JULO Kredit Digital memiliki komitmen untuk memberdayakan masyarakat Indonesia, di mana 72% pengajuan kredit digunakan untuk keperluan meningkatkan kualitas hidup seperti modal bisnis, renovasi rumah dan pendidikan. Bekerja sama dengan Credit Saison, kami memiliki kesempatan untuk mengembangkan komitmen JULO lebih jauh dengan melakukan revolusi lebih lanjut dalam bidang industri fintech lending Indonesia dan lebih menjangkau kalangan masyarakat yang kurang terlayani (underserved) oleh layanan finansial di setiap provinsi Indonesia,” ujar Adrianus Hitijahubessy, CEO & Co-Founder of JULO. 

Di tengah pesatnya perkembangan industri Peer-to-peer Lending di Indonesia, JULO tercatat berhasil menjaga kinerja positif selama masa pandemi Covid-19 pada 2020. Pada 2021, jumlah pencairan kredit berkembang lebih dari 3 kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hingga saat ini, JULO menargetkan pertumbuhan loan book lebih dari 5 kali lipat untuk periode satu tahun ke depan. 

Berbeda dengan fasilitas kredit konvensional, JULO memberikan fasilitas limit kredit yang dapat diakses kapan saja setelah melewati satu kali pengajuan mandiri melalui ponsel. Credit Scoring berkesinambungan dilaksanakan dengan penerapan machine learning  selama siklus kredit serta manajemen risiko berbasis lebih dari 5.000 variabel data untuk pengecekan identitas, pemeriksaan affordability, kelayakan kredit dan deteksi fraud. 

Sampai saat ini, lebih dari 500.000 masyarakat Indonesia telah menggunakan fasilitas kredit digital JULO setiap harinya untuk tarik dana, kirim dana, isi pulsa, bayar tagihan listrik, isi ulang dompet digital dan pembayaran e-commerce. 

"Menjadi salah satu platform fintech lending pertama yang menerima izin penuh dari OJK, JULO juga berfokus pada keamanan data nasabah dengan meraih sertifikasi ISO 27001 Full Scope - standar internasional keamanan informasi yang dikelola oleh International Organization for Standardization (ISO). Sertifikasi ini juga menjadi salah satu bukti dedikasi JULO menjaga keamanan sistem manajemen dan informasi dari risiko pembobolan siber," pungkas Adrianus. (RO/OL-7)

Baca Juga

Dok. Kemenkominfo

Menkominfo : Indonesia tak Ketinggalan Kembangkan Metaverse

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 22:42 WIB
“Pada tahun 2026 mendatang, diprediksi bahwa seperempat penduduk dunia akan menghabiskan paling tidak satu jam per hari di...
Dok. Fotile

Dukung Gaya Hidup Sehat, Fotile Luncurkan Konsep Dapur Sehat Berteknologi Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:37 WIB
Direktur Fotile Electrical Appliance Indonesia Sun Ling menjelaskan, inovasi yang diluncurkan pihaknya berdasarkan dari riset yang...
DOK/MySkill

Myskill, Startup Edutech Rintisan Alumni ITB Dapat Pendanaan East Venture

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 18 Mei 2022, 20:50 WIB
Dana dari East Venture akan mempercepat misinya dalam mendukung para pencari kerja di Indonesia untuk menggapai karir impian...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya