Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
E-NIAGA atau e-commerce telah turut membantu banyak bisnis di Indonesia menjadi lebih tangguh di tengah krisis pandemi.
Menurut studi Bank Dunia, sekitar 80% pelaku usaha di Indonesia mampu mempertahankan operasinya sepanjang tahun 2020 dengan bantuan platform digital.
Selain itu, responden mengatakan bahwa mereka dapat bangkit kembali ke tingkat pra-pandemi jauh lebih cepat dibandingkan dengan pelaku usaha lain yang tidak menggunakan teknologi digital.
Namun, sementara e-niaga telah berkembang menjadi solusi masuk untuk banyak bisnis ancaman keamanan siber terhadap platfom ini juga meningkat secara signifikan dan berpotensi mengekspos informasi sensitif pelanggan.
Menurut Edwin Lim, Director Head of Fortinet Indonesia, dengan begitu banyak yang dipertaruhkan, bisnis dalam ruang e-commerce harus mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keamanan siber mereka dan melindungi data konsumen.
"Untuk memastikan komunikasi yang aman dan memungkinkan pengalaman konsumen yang lebih aman, platform e-commerce dapat memanfaatkan solusi seperti Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) dan perangkat lunak anti-malware," kata Edwin dalam keterangan pers, Kamis (10/2).
Baca juga: Lawan Kejahatan Siber, Binance Bergabung di Alinasi NCFTA
Mereka juga dapat meningkatkan keamanan jaringan dengan menggunakan server yang aman dan mengatur firewall.
“Gateway pembayaran yang aman juga penting untuk keberhasilan platform e-commerce dan membantu melindungi kartu kredit dan informasi keuangan klien lainnya dari peretas," katanya.
Gateway bekerja dengan mengenkripsi informasi kartu kredit, sehingga tidak mungkin dibaca tanpa kunci dekripsi,” tutur Edwin.
Seiring berkembangnya ekonomi digital di Asia Tenggara, pelaku ancaman juga menggunakan kawasan ini sebagai landasan peluncuran untuk aktivitas siber yang berbahaya.
Misalnya pada Maret 2020, pelanggaran data yang melibatkan platform e-commerce terkemuka di Indonesia telah membahayakan data lebih dari 15 juta pengguna, membocorkan catatan yang mencakup nama, alamat email, dan kata sandi.
“Industri ritel selalu menjadi lahan subur untuk mengumpulkan informasi konsumen. Dengan volume data pribadi dan informasi keuangan yang ditambahkan, disimpan, dan diakses di platform e-commerce, penjahat siber mengeksploitasi berbagai vektor serangan untuk menonaktifkan sistem dan menyusup ke jaringan untuk mencuri data konsumen.” paparnya
Edwin menyarankan, saat mendaftar di platform e-niaga, konsumen harus memastikan bahwa mereka hanya melakukan transaksi dengan pedagang digital yang mengambil langkah proaktif untuk melindungi informasi pribadi pelanggan.
Konsumen juga harus menuntut transparansi dalam hal bagaimana data pribadi mereka akan dikumpulkan dan digunakan, dan berapa lama akan disimpan dalam sistem.
“Sangat penting untuk memastikan bahwa konsumen mengetahui taktik yang digunakan penjahat dunia maya untuk mendapatkan akses ke informasi mereka," ujarnya.
"Mereka juga harus diingatkan untuk waspada terhadap situs web palsu dan berbelanja hanya di perusahaan e-commerce yang bereputasi dan kredibel," jelas Edwin.
"FortiGuard Labs telah mengamati semakin banyak penipuan yang melibatkan situs web palsu yang tampaknya merupakan platform e-niaga yang sah. Konsumen dihimbau untuk berhati-hati saat melakukan pembelian online untuk memastikan bahwa mereka tidak menjadi korban situs penipuan ini,” imbuhnya.
"Fortinet sendiri pernah mengamankan platform e-niaga terkemuka di Turki, melindungi lebih dari 200.000 bagian depan toko yang terdaftar dan 22 juta pengguna dari serangan internal dan eksternal baik yang diketahui maupun yang tidak diketahui," jelas Edwin.
“Untuk membantu perusahaan e-commerce dalam melindungi data pelanggan, Fortinet menyediakan solusi keamanan ritel terintegrasi yang dijalin ke dalam Fortinet Security Fabric," katanya.
"Sebagai platform keamanan siber berperforma tinggi dengan ekosistem yang mencakup permukaan serangan digital yang diperluas, solusi keamanan Fortinet dapat memecahkan infrastruktur jaringan utama dan masalah keamanan, dan menawarkan visibilitas menyeluruh secara real-time dengan memanfaatkan otomatisasi, intelijen ancaman proaktif, dan firewall berkinerja tinggi,” tutup Edwin. (RO/OL-09)
Di tengah pasar kripto fluktuatif 2025, platform ini memperkuat fondasi lewat fitur baru mendorong pertumbuhan pengguna, transaksi, dan ekosistem ke berkelanjutan.
Program tersebut melatih ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 75% peserta dari kota kecil dan menengah.
Disiplinku dilengkapi teknologi keamanan tingkat tinggi guna menjamin validitas data kehadiran karyawan.
Ilmu ini merupakan framework digital yang dirancang khusus untuk membantu UMKM bertumbuh, lebih adaptif, efisien, dan kompetitif.
Platform ini menggunakan teknologi AI untuk membantu pemilik usaha melindungi mereknya secara real-time.
PLATFORM kripto global OKX resmi meluncurkan CeDeFi, fitur inovatif terbaru di aplikasi OKX yang memungkinkan pengguna mengakses jutaan token di berbagai blockchain melalui satu aplikasi terpadu.
Jangan terjebak! Simak modus penipuan berkedok program affiliate e-commerce yang meminta deposit uang. Kenali ciri-ciri dan cara verifikasi agar data dan uang Anda tetap aman
Platform e-commerce menjadi salah satu pilihan praktis bagi konsumen untuk menemukan berbagai perlengkapan yang menunjang aktivitas selama libur Lebaran melalui belanja online.
Memasuki 2026, isu efisiensi operasional semakin menjadi perhatian utama sektor logistik darat di Indonesia
Penghargaan ini memperkuat posisi kedua brand sebagai pilihan terpercaya keluarga Indonesia dalam pemenuhan nutrisi anak melalui kanal digital.
Laporan E-Commerce Global Otto Media Grup 2025 mencatat meskipun e-commerce lintas batas global mencapai hampir US$1,24 triliun, tingkat pembatalannya mencapai sekitar 70%.
Pada tahun 2025 jumlah pengguna internet mencapai 221 juta jiwa atau hampir 80 persen dari total populasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved