Kamis 15 Juli 2021, 17:15 WIB

Fluke Network Luncurkan Pendeteksi Kegagalan Ethernet Industri

mediaindonesia.com | Teknologi
Fluke Network Luncurkan Pendeteksi Kegagalan Ethernet Industri

Ist
Fluke Network merancang LinkIQ-IE untuk menemukan penyebab kegagalan pada jaringan ethernet industri.

 

ETHERNET merupakan standar umum untuk menghubungkan kabel ke jaringan komputer. Perangkat yang menggunakan koneksi ethernet memanfaatkan jenis kabel tertentu untuk terhubung, mengirim, dan menerima data dengan perangkat jaringan lainnya, serta untuk mendapatkan akses ke jaringan yang lebih luas seperti internet.

Dengan menggunakan koneksi ethernet, pengguna dapat menghubungkan dua perangkat secara bersamaan, atau membuat local area network (LAN) dengan beberapa perangkat. Saat ini, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang gencar mendorong industri untuk melakukan transformasi digital.

Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi biaya, energi, dan waktu sehingga industri nasional bisa memiliki daya saing global. Untuk itu, Fluke Network memperkenalkan alat uji LinkIQ-IE yang dirancang untuk mengatasi masalah utama kabel jaringan yang disebabkan oleh kegagalan ethernet jaringan.

Vice President of Product Fluke, Walter Hock, mengatakan teknologi berbasis ethernet yang semakin mendominasi jaringan otomatisasi dalam transformasi digital, diklaim mampu meningkatkan kebutuhan akan perangkat yang mudah digunakan dalam mengatasi masalah pada jaringan.

"Pemecahan masalah industri ethernet seringkali melibatkan penggunaan ragam perangkat yang kompleks seperti alat analisa protokol, atau pendekatan trial-and-error dengan menjalankan kabel bypass guna mengatasi masalah," ujar Walter Hock, dalam keterangannya, Kamis (15/7).

Untuk itu, lanjut dia, Fluke Network merancang LinkIQ-IE untuk menjawab kebutuhan secara singkat melalui perangkat antarmuka berbasis gestur yang mudah digunakan, serta harga yang terjangkau bagi tim pabrik.

LinkIQ dirancang untuk menemukan dan mengisolasi masalah seperti ini. LinkIQ dapat membantu menemukan masalah dalam konfigurasi kabel atau switch secara cepat sehingga memungkinkan pelaku industri jaringan untuk mengembalikan kinerja jaringan pada level tinggi sebagaimana yang diinginkan.

Pada kecepatan jaringan yang lebih tinggi saat ini di mana teknologi multi-gig dan 10G sedang diterapkan, pemasangan kabel yang tepat akan menjadi sangat penting.


Baca juga: Peluang Pengembangan Infrastruktur Digital Mulai Tahun Ini


"Dengan kemampuan menampilkan port switch, VLAN, dan informasi PoE, LinkIQ-IE memberikan nilai tambah yang luar biasa pada perangkat kami," imbuh James Sinn, Owner of Sinn Development, sebuah penyedia layanan desain instalasi, dan penyelesaian masalah yang berbasis di Oakville, Ontario.

Selain itu, pengujian pada kabel juga sangat penting. Hal pertama yang dilakukan dengan LinkIQ-IE ialah menguji pemasangan kabel untuk sebuah lini produksi pelindung wajah. "Hasilnya langsung menunjukkan kepada saya bahwa penyebab dari masalah tersebut adalah pelindung yang terlepas sehingga membuat kabel menjadi rentan terhadap EMI dari alat mesin terdekat dengan motor induksi besar," ujar James Sinn.

LinkIQ-IE merupakan alat uji berbasis pendekatan uji tunggal yang secara otomatis mampu memberikan hasil pengukuran yang tepat sesuai dengan yang pada sisi lain kabel.  Untuk kabel terbuka, hasil uji dapat menunjukkan ukuran panjang dan pasangannya. Jika ini diakhiri dengan pengendali jarak jauh, hasil uji akan menunjukkan nilai data maksimum yang dapat didukung oleh kabel hingga 10 Gb/s.

Namun, jika kabel terhubung pada port switch, LinkIQ-IE akan menunjukkan nama switch sekaligus nama port, kecepatan, dan dupleks. Jika PoE telah ditampilkan, itu akan menunjukkan daya dan kelas (hingga 90 W atau Kelas 8). Kemudian memuat switch untuk memverifikasi daya yang dapat disalurkan.

LinkIQ-IE memiliki konektor tipe RJ-45 yang disertai dengan kabel dan adaptor untuk menyederhanakan koneksi pada konektor M12-D, M12-X, dan M8-D yang biasa digunakan dalam aplikasi industri.

Manfaat bagi organisasi yang menggunakan teknologi jaringan copper twisted pair cabling yakni kinerja jaringan yang lebih besar, menghasilkan produktivitas yang lebih baik, nyaman untuk pengguna dan pada akhirnya akan berpengaruh pada pendapatan.

Dengan kondisi jaringan yang kritis, satu pemadaman akibat kondisi kabel yang buruk dapat mengakibatkan kerugian hingga ribuan dolar. Oleh karena itu, untuk mencegah satu pemadaman, LinkIQ dapat membantu mendeteksi permasalahan sangat cepat. (RO/S-2)

 

Baca Juga

Ist/ilustrasi

Fintech Bertumbuh, Universitas Mulai Tawarkan Program Sesuai Kebutuhan

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 20:31 WIB
Program studi S1 financial technology guna menciptakan lulusan berdaya saing tinggi dengan kemampuan mendalam dan semangat inovasi di dunia...
DOK Pribadi.

Sasar Milenial Zilenial, Earbuds Sharp HP-TW10 Punya Empat Keunggulan

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 06:25 WIB
Melengkapi daya tahan baterai yang kuat, Earbuds HP-TW10 juga memiliki daya tahan tinggi dengan menghadirkan sertifikasi IPX4 yang tahan...
Dok. Noice

UN1TY dan Wishnutama Ikut Gabung Buka Room di Fitur Noice Live pada Apikasi Noice 

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 01:24 WIB
Dengan menggunakan fitur Noice Live, para fans ini tidak hanya bisa ngobrol secara tertulis melalui kolom komentar, namun juga bisa...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya