Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH startup bidang pertanian dari Indonesia, Neurafarm, berhasil menjadi salah satu pemenang dalam kompetisi untuk pengembangan wirausaha sosial, Young Social Entrepreneurs (YSE) Global yang digelar Singapore International Foundation (SIF).
Sebagai satu dari enam pemenang, Neurafarm menerima hadiah senilai SGD (dolar Singapura) 20.000 dalam bentuk pendanaan awal untuk memulai atau mengembangkan ide bisnis sosial mereka.
“Kami sangat senang bisa menjadi salah satu pemennag. Bukan saja karena mendapat hadiah, tapi lebih dari itu, banyak sekali manfaat yang kami dapat dari mengikuti program YSE ini. Seperti, mendapatkan bimbingan untuk mengembangkan usaha dari berbagai aspek, juga network yang luas,” ujar CEO Neurafarm, Febi Ifdillah, dalam keterangan kepada media, Senin (12/4)..
Rekannya di Neurafarm, Lintang Kusuma Pratiwi, menambahkan, YSE memberi mereka keterampilan dan wawasan melalui workshop dan bimbingan mentor.
“Kami juga mendapat pengetahuan dari tim lain dan pelaku industri tentang bagaimana mereka melakukan pendekatan kewirausahaan sosial di pasar yang berbeda. Program ini memberi kami perspektif baru, dan saya berharap dapat terus terlibat dengan jaringan YSE internasional setelah program ini berakhir,” kata Chief Agriculture & Operations Neurafarm ini.
Salah satu layanan Neurafarm adalah identifikasi penyakit tanaman melalui foto dan solusi penanganannya. Layanan itu diberikan melalui aplikasi Dokter Tania. Tercatat, ada sekitar 12.000 pengguna yang memanfaatkan fitur berbasis artificial intelligent itu.
Adapun YSE merupakan menjadi event tahunan yang digelar SIF sejak 11 tahun lalu. Kali ini, YSE diikuti 54 tim dari berbagai negara dengan total peserta 109 orang. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, YSE yang prosesnya dimulai sejak Juli 2020 dilakukan secara daring untuk mencegah penularan Covid-19.
Dari 54 tim, terseleksi 15 tim untuk mengikuti babak akhir YSE Global's Pitching for Change. Sebelumnya, mereka terlebih dahulu menghadiri rangkaian webinar dan klinik bisnis virtual secara intensif di Workshop YSE online (pada Juli-Agustus 2020).
Mereka kemudian dibimbing konsultan bisnis terkemuka dari McKinsey & Company, Temasek International, dan para wirausahawan yang handal yang relevan dengan sektor mereka.
Pada babak Pitching for Change, para peserta terpilih mempresentasikan ide kewirausahaan sosial mereka secara virtual kepada juri.
Dari babak akhir, terpilih enam tim pemenang yang masing-masing menerima hingga SGD 20,000 untuk pendanaan awal. Mereka dipilih berdasarkan dampak dan skalabilitas usaha sosial mereka, serta tingkat komitmen anggota tim.
Para tim pemenang adalah Neurafarm (Indonesia), Canfem (India), Fempreneur Secrets (Singapura), Gabi (Hong Kong), International Changemaker Olympiad (India), dan Safewheel (Bangladesh).
SIF Governor dan Ketua Juri YSE 2020, Lian Wee Cheow, mencatat bahwa krisis Covid-19 telah meningkatkan kebutuhan wirausaha sosial untuk menangani masalah sosial.
“Sangat menggembirakan untuk menyaksikan dorongan dan semangat dari para peserta muda ini untuk menciptakan perubahan sosial yang positif. Komitmen tim, bersama dengan ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, memberi kami harapan bahwa bisnis mereka benar-benar dapat berkembang dengan baik,” paparnya.
Selanjutnya, YSE akan kemabli digelar tahun ini. Periode pendaftaran dibuka hingga 25 April melalui www.sif.org.sg. (RO/OL-09)
Banyak yang belum menyadari bahwa Indonesia telah memproduksi ponsel untuk dipasarkan secara internasional. Produk tersebut hadir melalui Unplugged, sebuah startup.
STARTUP kecerdasan buatan (AI) asal Indonesia, Zarfix, resmi menjadi sorotan internasional setelah tampil dalam ajang 'Take Off Istanbul' di Istanbul, Turki.
Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kerap diukur lewat valuasi dan pendanaan, MDI Ventures menghadirkan perspektif berbeda.
Tokyo X-Hub 2025 mengundang 10 startup Jepang yang berbasis di Tokyo untuk mengeksplorasi pasar Indonesia.
Diskusi berfokus pada bagaimana Indonesia dan Australia dapat memperkuat kolaborasi di bidang teknologi, kewirausahaan, dan inovasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi kemitraan strategis antara 24 perusahaan rintisan (startup) Indonesia terpilih dengan korporasi dan ekosistem startup luar negeri.
Bermula dari medium ekspresi sederhana, SnackVideo kini berkembang menjadi kekuatan yang mendorong dampak sosial nyata bagi komunitas di berbagai daerah.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Money Lovers merupakan aplikasi untuk pencatatan keuangan pribadi mulai dari pencatatan pengeluaran harian, pengaturan anggaran, pengingat tagihan, hingga analisis laporan pengeluaran.
Hindari kemacetan saat libur Nataru dengan aplikasi pantau kemacetan lalu lintas terbaik. Cek kondisi jalan dan rute alternatif secara real-time.
Kini, pengguna aplikasi bisa dengan mudah cek jadwal film, pilih kursi dan bayar tiket bioskop tanpa perlu berpindah aplikasi.
Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin populer sebagai penyelamat di detik-detik akhir ketika seseorang harus membuat presentasi cepat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved