Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
TELEGRAM menambah sejumlah fitur baru, termasuk filter pencarian, saluran komentar dan admin grup anonim.
Fitur baru yang unik, admin anonim akan dapat menyembunyikan nama dan identitas dalam daftar grup. Untuk mengaktifkan fitur ini, admin hanya perlu mengaktifkan mode "Batman".
Baca juga: Obat Emergensi Pasien Covid-19 Siap Beredar di Indonesia
Dalam unggahan di situs blog resminya, Telegram menjelaskan fitur baru admin anonim dihadirkan untuk membuat platform berkirim pesan, yang terkenal demokrasi, itu lebih aman untuk semua orang.
"Admin anonim akan disembunyikan dalam daftar anggota grup, dan pesan mereka dalam obrolan akan ditandai dengan nama grup," tulis Telegram, Sabtu (3/10).
Sementara itu, fitur filter pencarian akan memudahkan pengguna mencari fail berdasarkan tab baru, di antaranya Media dan Link.
"Untuk menelusuri periode waktu tertentu, cukup ketik “14 Agustus” atau “Kemarin”. Mengetik nama orang, grup, saluran, atau bot akan menambahkan filter," tulis Telegram.
Fitur baru lainnya, saluran komentar akan memastikan suara semua orang dalam grup dapat terdengar.
Telegram menambahkan tombol komentar di unggahan dalam grup. Komentar akan muncul seperti utas kecil, sehingga semua orang dapat membaca komentar tentang unggahan atau topik tersebut. Hal ini juga memudahkan admin untuk menjaga percakapan agar tetap sopan.
Selain fitur baru filter pencarian, admin grup anonim dan saluran komentar, Telegram juga telah menambahkan banyak fitur, termasuk animasi emoji dan keyboard yang dapat diubah tema berdasarkan waktu, siang dan malam. (Ant/OL-6)
Aplikasi ini dikembangkan oleh Pavel Durov dan pertama kali dirilis pada tahun 2013 oleh perusahaan Telegram Messenger LLP.
Telegram bisa digunakan di HP Android, iPhone, maupun komputer, dan memungkinkan pengguna untuk membuat grup besar serta channel untuk berbagi informasi
BMKG engimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform Telegram yang mencatut identitas resmi Indonesia Earthquake Early Warning System (InaEEWS) secara ilegal.
Telegram merilis update besar dengan desain ulang total di Android, peningkatan UI iOS, transfer kepemilikan grup otomatis, tombol bot berwarna, hingga fitur crafting hadiah.
Para pelaku penipuan biasanya menjerat calon korban dengan menawarkan kesempatan cuan cepat, undangan ke grup eksklusif, hingga jasa pendampingan trading.
Telegram, salah satu aplikasi pesan instan terpopuler, kini memungkinkan penggunanya untuk mengakses pesan melalui web browser di PC atau komputer tanpa perlu mengunduh aplikasi desktop.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved