Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 yang kini melanda seluruh dunia membuat dunia usaha harus mampu beradaptasi dengan situasi.
Finnet Indonesia memaknai Hari Pelanggan Nasional dengan mengajak semua pihak mematuhi segala protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran korona.
Meski menerapkan protokol kesehatan, bukan berarti tidak bisa bertemu karena bisa disiasati bertemu secara virtual menggunakan teknologi.
"Dalam masa seperti ini kita memang harus mematuhi segala protokol kesehatan. Walau demikian di hari yang baik ini kami ingin menyapa pelanggan-pelanggan kami walau melalui jarak jauh," kata Direktur Utama Finnet Abdul Hadi, Sabtu (5/9).
Hadi mengakui tahun ini kondisinya sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Finnet tetap memberikan layanan optimal guna mendukung aktivitas masyarakat.
"Kami tetap berupaya memberikan layanan yang terbaik sebagai bakti terhadap negeri tercinta dan sebagai bentuk tanggung jawab kami kepada para pelanggan. Kepada pelanggan kami yang masih bekerja dari kantor, kami sampaikan tali kasih dalam bentuk alat pelindung diri untuk menjaga kesehatan di masa pandemi ini," tandasnya.
Hadi, sapaan akrabnya, menambahkan bahwa dalam waktu dekat Finpay akan melengkapi berbagai solusi pembayaran yang ada saat ini untuk memberikan solusi yang lebih lengkap. Termasuk melengkapi dengan QRIS, sebagai fitur pembayaran yang memudahkan bertransaksi.
"Juga untuk memberikan rasa aman pada masa pandemi ini karena dapat melakukan transaksi pembayaran tanpa harus bersentuhan. Hari pelanggan kali ini merupakan momen yang tepat untuk bersama-sama membangun bisnis dan tetap memberikan kontribusi terbaik terhadap ekonomi Indonesia," pungkasnya. (OL-8).
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved