Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bhanda Ghara Reksa atau BGR Logistics, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor jasa logistik, melakukan inovasi dengan mengambangkan konsep Smart Warehouse yang hemat energi.
Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman BGR Logistics dengan sejumlah BUMN dan Anak Usaha BUMN di kantor pusat BGR Logistics.
Sejumlah BUMN dan anak usaha BUMN yang akan bekerjasama dengan BGR Logistics yakni PT Nindya Karya (Persero), PT Indra Karya (Persero), PT Virama Karya (Persero), PT Industri Nuklir Indonesia (Persero) dan PT WIKA Industri Energi.
Terkait pengembangan Smart Warehouse tersebut, BGR Logistics melakukan penandatanagan nota kesepahaman dengan WIKA Industri Energi, Nindya Karya, dan Indra Karya.
Baca juga : BGR Logistics Usulkan Konsep National Warehouse Data Commodity
Direktur Utama BGR Logistics M Kuncoro Wibowo menjelaskan, lokasi pengembangan Smart Warehouse tersebut pertama kali akan dilakukan di BGR Logistcs Divre Medan dengan pilot project sebanyak sembilan gudang dari 25 gudang yang dimiliki BGR Logistics di Komplek Pergudangan BGR Logistics Paya Pasir Medan.
Sebagai informasi, BGR Logistics memiliki lahan seluas 190.239 m2 di komplek tersebut dengan total 25 gudang milik.
Pada pilot project Smart Warehouse tersebut, sembilan gudang akan menggunakan atap dari PV Solar Rooftop System yang dimiliki oleh PT WIKA Industri Energi.
Project ini juga merupakan dukungan dari program Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) untuk dapat menggunakan energi baru terbarukan pada penggunaan listrik di bangunan sebagai usaha melakukan penghematan energi.
“Penggunakan PV Solar Rooftop pada pergudangan dapat dikatakan pertama kali dilakukan oleh BGR Logistics dan didukung oleh Kementerian ESDM. Kami yakin dengan solusi ini, pergudangan BGR nantinya akan ramah lingkungan, dan diperkirakan dapat menghemat energi sebesar 3,5 MW / hour saat siang hari pagi hingga sore hari nantinya,” katanya dalam keterangan tertulis
Direktur Utama WIKA Industri Energi Andi Nugraha menerangkan, PV Solar Rooftop tersebut, merupakan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dipasang pada bagian atap gudang BGR Logistics.
Pihaknya meyakini bahwa dengan sistem ini menjadi solusi untuk menghemat pemakaian energi listrik di pergudangan. “Sistem ini memanfaatkan energy terbarukan dari tenaga surya,” jelas Andi.
Lebih lanjut, dengan adanya nota kesepahaman dengan sejumlah BUMN, selain di Medan, BGR Logistics juga akan melakukan pembangunan pada komplek pergudagangan BGR Logistics Divre Lampung, dimana BGR Logistics memiliki lahan seluas 36.420 m2 di lokasi tersebut yang berada di daerah Panjang, Bandar Lampung.
Rencana kerjasama dengan PT INUKI (Persero) yakni terkait distribusi produk-produk INUKI ke berbagai wilayah Indonesia dan juga distribusi limbah nuklir yang akan menggunakan jasa BGR Logistics. (RO/OL-8)
ASOSIASI Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai kebijakan one way arus mudik secara nasional pada puncak mudik lebaran 18 Maret 2026 tidak terlalu berpengaruh pada angkutan logistik
REI menilai dampak konflik Timur Tengah terhadap harga rumah di Indonesia relatif terbatas. Kenaikan biaya logistik diperkirakan hanya mendorong harga rumah sekitar 3,5%.
Konflik Timur Tengah picu panic buying dan ancaman kelangkaan BBM di Thailand. Pemerintah pantau ketat pasokan seiring lonjakan harga di tingkat lokal.
Beban pengiriman akan overload menjelang Lebaran. Untuk menekan risiko keterlambatan, perusahaan menyatakan telah melakukan persiapan sejak awal
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Eskalasi konflik ini langsung menarik perhatian dunia akan gangguan rantai pasok logistik global yang bisa menekan ekonomi banyak negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved