Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Shell Indonesia akhirnya mencapai kesepakatan dengan PT Pertamina Patra Niaga untuk membeli 100 ribu barel bahan bakar minyak (BBM)
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) BP-AKR dan Vivo telah kembali menyediakan stok Bahan Bakar Minyak (BBM), utamanya untuk BBM dengan Ron 92.
Pemerintah memastikan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) asing tidak akan hengkang dari Indonesia di tengah isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) swasta.
SEJUMLAH negara di dunia semakin agresif mendorong penggunaan etanol sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) untuk menekan emisi karbon dari sektor transportasi.
PT Pertamina (Persero) menegaskan bahwa mereka tidak mengambil keuntungan dari kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang saat ini dialami oleh sejumlah SPBU milik swasta.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan kerja sama antara Pertamina dan pihak swasta dalam penyediaan bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi akan terus berjalan tahun ini.
AKHIR bulan ini, antrean di SPBU swasta diprediksi akan mulai reda. Pasalnya, kapal-kapal pengangkut BBM impor milik PT Pertamina (Persero) dipastikan segera bersandar.
Untuk 2026, Kementerian ESDM tidak menutup kemungkinan untuk memberikan penambahan kuota impor BBM murni ke tiap pengelola SPBU swasta.
BKPM akan terus memberikan kepastian bagi para pelaku usaha swasta, baik dari Penanaman Modal Asing (PMA) atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di dalam negeri.
PENGAMAT Ekonomi Energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menduga batalnya sejumlah SPBU swasta membeli BBM dari Pertamina tidak hanya masalah kandungan etanol.
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Jalal Abdul Nasir menyoroti isu kelangkaan BBM di SPBU swasta dan kabar dirumahkannya sebagian karyawan.
Pemerintah diingatkan agar tidak lengah terhadap manuver sejumlah SPBU swasta yang membatalkan pembelian base fuel dari Pertamina.
Dua perusahaan swasta yang bergerak pada penjualan bahan bakar minyak (BBM), BP-AKR dan Vivo Energy Indonesia (Vivo) menolak membeli bahan bakar dasar (base fuel) dari PT Pertamina.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, mengungkapkan dua perusahaan swasta, yakni SPBU Vivo dan BP-AKR, membatalkan rencana pembelian base fuel dari Pertamina.
Hingga akhir September, tidak ada SPBU swasta seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo yang sepakat membeli base fuel Pertamina. Isu kandungan etanol jadi penghambat utama.
PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) sepakat untuk melakukan proses business to business (B-to-B) dengan Pertamina Patra Niaga.
DIREKTUR Utama PT Pertamina (Persero) melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto rencana distribusi BBM tambahan yang rencananya akan diimpor melalui Pertamina untuk SPBU swasta.
Pengamat menyebut kesepakatan impor base fuel atau bahan bakar dengan kadar oktan murni tanpa campuran aditif antara badan usaha SPBU swasta dengan Pertamina merupakan hal wajar.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan perusahaan energi swasta, seperti Shell, BP-AKR, dan Vivo, telah sepakat membeli bahan bakar dasar (base fuel) dari Pertamina
Keputusan Pak Bahlil sudah sesuai dengan arahan Presiden Prabowo beberapa waktu lalu mengenai komoditas yang menyangkut hajat hidup orang banyak harus dikontrol oleh negara.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved