Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS perampokan dan penyekapan di rumah Dinas Wali Kota Blitar Santodo beberapa waktu lalu, diduga melibatkan mantan Wali Kota Blitar, Samanhudi.
Bek Bosnia dan Herzegovina berusia 29 tahun itu bermain penuh, Sabtu (21/1) dini hari WIB, di kandang Rennes, saat rumahnya yang ditinggali oleh anak dan kekasihnya di Cassis disatroni rampok.
Hasil pemeriksaan kepolisian, korban dihabisi saat seorang diri dan jenazahnya diletakkan di atas meja tamu yang dikelilingi kursi-kursi.
Fathir menjelaskan bahwa kasus perampokan tersebut bermula saat kedua korban dan pelaku bertemu di sebuah tempat hiburan malam beberapa waktu lalu.
Kapolres menegaskan pihaknya juga tidak ingin kasus ini terlalu lama, sehingga dari Polda Jatim serta Bareskrim turun tangan membantu mengungkap kasus ini.
Terkait dengan adanya rumor asisten rumah tangga (ART) yang dikeluarkan dari rumah dinas sebelum kejadian pencurian disertai dengan kekerasan itu, Kapolres mengatakan juga masih didalami.
Saat itu dirinya baru bangun tidur sehingga masih antara sadar dan tidak sadar. Pelaku tiba-tiba masuk ke dalam kamar dan membekap dirinya serta istri.
Kapolres juga mengatakan sebenarnya saat kejadian semua CCTV masih dalam keadaan aktif, namun pelaku merusak decoder dari CCTV.
POLDA Jawa Timur menurunkan Tim Jatanras Ditreskrimum, untuk membantu penyelidikan dan olah TKP peristiwa perampokan dan penyekapan di rumah dinas Wali Kota Blitar.
Kapolres Tapanuli Selatan AKB Imam, Kamis (8/12), mengatakan bahwa keempat personel polisi tersebut dinonaktifkan dari tugas mereka untuk menjalani pemeriksaan.
DUA orang perampok beraksi di sebuah minimarket di Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, dengan modus menumpang ke toilet. Kedua pelaku menggasak uang Rp77 juta dari minimarket tersebut.
Menurut laporan di media Inggris, rumah Sterling dibobol penyusup bersenjata saat keluarganya berada di rumah tersebut pada Sabtu (3/12) malam waktu setempat.
Diduga panik aksinya ketahuan, perampok itu langsung menebaskan senjata tajam ke leher korban yang kemudian melarikan diri.
Dalam operasi penangkapan tersebut tersangka memberikan perlawanan dan mengancam polisi menggunakan senjata api rakitan.
Pelaku RD yang berperan sebagai eksekutor diamankan di Sumsel.
Para pelaku memanjat pagar rumah itu sekitar pukul 01.20 WIB pada Kamis (20/10).
Aksi perampokan yang sempat terekam kamera pengawas atau CCTV itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Senin (17/10).
Peristiwa perampokan itu terjadi, Selasa (6/9). Saat itu, salah seorang ASN bernama Jasri baru saja mengambil uang BLT sebesar Rp50 juta dari Bank Sumut Cabang Deli Serdang.
Kami sudah mendapatkan melalui CCTV dan sebagainya, penyidik belum bisa sampaikan di awal, kata polisi.
Polisi mengatakan sejauh ini pihaknya telah memeriksa 9 orang saksi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved