Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Dua kompetisi klub tertinggi Eropa diperkirakan bisa kembali dilanjutkan pada Juli serta Agustus mendatang karena pandemi virus korona.
Dilansir Daily Mail, semua pertandingan persahabatan tim nasional yang dijadwalkan Juni akan ditunda untuk membuat jalan bagi penyelesaian musim 2019-2020.
Final Liga Champions dan Liga Europa yang sedianya digelar pada Mei ditunda akibat pandemi virus korona.
Merebaknya virus korona di Eropa berimbas pada molornya kompetisi domestik Eropa dan menganggu jadwal Piala Eropa 2020 yang digelar Juni hingga Juli 2020.
Sebelum pengumuman ini dilakukan, laga Juventus lawan Lyon dan Manchester City lawan Real Madrid sudah lebih dulu dipastikan mengalami penundaan.
Sebelumnya, UEFA tetap menggelar laga tanpa penonton, seperti laga PSG kontra Dortmund.
Seperti diketahui, imbas wabah korona, partai Manchester United melawan LASK digelar tanpa penonton.
Kedua pertandingan yang jadwalnya ditangguhkan tersebut adalah Sevilla menjamu AS Roma serta Getafe bertandang ke Inter Milan.
Hal itu menyusul kebijakan pemerintah Spanyol menutup sementara penerbangan dari dan ke Italia akibat merebaknya wabah virus korona Covid-19 di Italia
Padahal, Getafe harus bertandang ke markas Inter Milan untuk laga leg pertama 16 besar Liga Europa.
Pemerintah Yunani menyatakan untuk sementara waktu penonton dilarang mengikuti event-event olah raga dalam upaya membendung wabah virus tersebut.
Sevilla dan AS Roma akan bermain di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan setelah sebelumnya Valencia menjamu Atalanta tanpa penonton di laga Liga Champions, Rabu (11/3) dini hari WIB.
Basel mengatakan keputusan itu diambil setelah kepolisian setempat melarang laga itu digelar di Basel. Belum diketahui dimana laga itu akan digelar.
Arteta mengakui setelah pertandingan, bahwa kekalahan itu telah melukai dirinya dan para pemainnya.
Hasil imbang cukup membuat wakil dari Jerman itu melenggang mulus ke 16 besar berkat keunggulan di partai sebelumnya dengam skor 4-1.
FINALIS musim lalu Arsenal secara mengejutkan tersisih di babak 32 besar Liga Europa, kemarin WIB, setelah kalah agregat gol tandang dari Olympiakos Yunani.
Pelatih Inter Milan Antonio Conte memuji penampilan anak asuhnya yang tidak terpengaruh meski tidak didukung ribuah Interisti di Stadion San Siro.
Pelatih AS Roma Paulo Fonseca mengkritik lapangan Ghelamco Arena, markas Gent. Menurutnya, buruknya kualitas lapangan membuat timnya sulit mengembangkan permainan.
United diuntungkan ketika pemain Brugge Simon Deli dikartu merah wasit setelah dengan sengaja menyentuh bola di dalam kotak terlarang.
Arsenal tersingkir dari Liga Europa setelah kalah profuktivitas gol tandang setelah skor agregat melawan Olympiakos adalah 2-2.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved