Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Polisi mengungkap detail penyebab kematian Kepala Cabang Bank di Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta. ersangka menyeret Ilham dengan cara menarik handuk kecil yang melilit di lehernya
Polda Metro Jaya menambah Pasal 338 KUHP terkait pembunuhan terhadap para pelaku penculikan dan pembunuhan Mohammad Ilham Pradipta, kacab bank di Jakarta Pusat.
Para sindikat pelaku bertemu kacab bank dan menjelaskan cara kerja serta peran masing-masing. Mulai dari persiapan pelaksanaan, eksekusi, hingga tahap timbal balik hasil.
Kedua prajurit TNI-AD itu terlibat kejahatan bersama tersangka sipil lainnya dengan imbalan hingga Rp100 juta.
Kasubdit Jatanras AKBP Abdul Rahim mengatakan safe itu disediakan oleh prajurit TNI dari satuan elite Kopassus berinisial Sersan Kepala (Serka) N.
Wira mengatakan rekening penampungan itu dibuat tersangka C alias Ken yang merupakan otak penculikan korban.
Saat hendak dilakban dan diikat korban ini melakukan perlawanan sehingga tim yang melakukan penculikan atau penjemputan ini melakukan pemukulan sampai korban lemas.
Dua oknum anggota TNI Angkatan Darat terlibat dalam kasus penculikan kepala cabang pembantu (KCP) salah satu bank di Jakarta Pusat berinisial MIP (37) karena dijanjikan imbalan Rp100 juta.
Selain menyiapkan tim yang membuntuti dan tim yang menculik korban, tersangka DH, AAM dan JP mencari safehouse untuk memaksa korban supaya mau melakukan pemindahan dana.
Mereka pun sepakat untuk melakukan penculikan terhadap korban berdasarkan kartu nama yang ada.
Kopda FH sepakat dan meminta dana operasional Rp5 juta, yang disanggupi Serka N menggunakan uang dari JP.
Namun, Freddy belum mengungkap nominal uang yang diterima oknum FH. Menurutnya, Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya masih melakukan pendalaman.
Ilham Pradipta diculik di parkiran Lotte Mart Pasar Rebo, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu (20/8)
Namun, ketika ditanya jumlah anggota yang terlibat, Donny tidak merespons. Begitu pula identitasnya belum diungkap.
Danpomdam Jaya Kolonel (Cpm) Donny Agus Priyanto, telah mengakui tengah memeriksa prajuritnya atas dugaan keterlibatan pembunuhan Ilham.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved