Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI mengungkap penyebab kematian kepala kantor cabang pembantu (kacab) bank pemerintah, Mohamad Ilham Pradipta. Pegawai bank BUMN ini menjadi target pelaku yang hendak memindahkan uang dari rekening dorman ke rekening penampungan.
Adapun, para pelaku menemukan identitas korban dari kartu nama seorang kepala kantor cabang yang didapati secara acak. Malang tak dapat ditolak, Ilham ditargetkan untuk dirayu bekerja sama memindahkan dana dari rekening dorman ke rekening penampungan.
"Ini dipilih secara random karena kebetulan salah satu tersangka ini punya kartu namanya saja awalnya. Jadi tidak ada yang kenal dengan korban," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/9).
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKB Abdul Rahim menambahkan, aksi para tersebut bermula saat tersangka berperan sebagai aktor intelektual penculikan berinsial C alias Ken hendak memindahkan uang dari rekening dorman ke rekening penampungan.
Namun, hal itu harus atas persetujuan kepala cabang bank. Mereka pun memilih secara acak kepala cabang bank yang mau diajak bekerja sama.
"Sebelum adanya rencana penculikan terhadap korban ini, para pelaku dalam hal ini K alias C mengajak DH (Dwi Hartono) untuk melakukan pencarian atau mencari kacab beberapa bank yang bisa dibujuk untuk mau bekerja sama dengan mereka," ujar Rohim.
Namun, sudah sebulan lamanya tidak ada kacab bank yang mau diajak kerja sama. Mereka pun sepakat untuk melakukan penculikan terhadap korban berdasarkan kartu nama yang ada.
"Sehingga pada saat DH menyetujui melakukan tindakan opsi satu, yaitu melakukan penculikan terhadap korban kacab, lalu K memberikan 'Ini ada kartu nama dari salah satu kacab'. Atas hal tersebut kartu nama tersebut diserahkan dikirimkan kepada DH," ungkap Rohim.
17 TERSANGKA
Hingga kini sudah ada 17 orang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan atas kasus tersebut. Sebanyak 15 orang ditangkap dan ditahan oleh Polda Metro Jaya.
Sementara itu, dua lainnya merupakan anggota TNI-AD dari satuan Kopassus berinisial Serka N dan Kopda FH. Keduanya ditetapkan tersangka dan ditahan oleh oleh Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya.
Adapun para tersangka tersebut perannya terbagi menjadi empat klaster. Yakni, aktor intelektual, pembuntutan, penculikan, dan penganiayaan yang menyebabkan meninggal dan membuang korban.
Mohamad Ilham Pradipta diculik di parkiran Lotte Mart Pasar Rebo, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu (20/8). Aksi penculikan pria 37 tahun itu terekam CCTV.
Korban ditemukan tewas oleh seorang warga saat menggembalakan hewan ternak di Desa Naga Sari, Serang Baru, Kabupaten Bekasi pada Kamis (21/8) pukul 05.30 WIB. Korban ditemukan di persawahan dalam kondisi mata terlilit lakban dan tangan serta kaki terikat.
Berdasarkan hasil autopsi, pelaku membunuh korban dengan benda tumpul pada bagian dada dan leher. Korban juga diduga tewas karena kehabisan oksigen. Sebab, ada tekanan pada tulang leher dan dada yang menyebabkan korban kesulitan bernapas. (Yon/P-2)
Memasuki hari ke-24 pencarian, presenter NBC Savannah Guthrie menawarkan imbalan US$1 juta untuk informasi terkait ibunya yang diduga diculik di Arizona.
Geger! Kecerobohan geng kriminal Sydney berujung maut. Minta tebusan Rp511 miliar tapi salah culik target, kakek 85 tahun ditemukan tewas mengenaskan. Simak kronologinya.
FBI merilis rekaman CCTV sosok bersenjata di rumah Nancy Guthrie. Pakar hukum menyebut cara pelaku membawa senjata dan menutupi kamera menunjukkan pola yang aneh.
Kabar duka menyelimuti pembawa acara TODAY, Savannah Guthrie. Sang ibu, Nancy Guthrie, 84, hilang dari rumahnya di Arizona dengan kondisi TKP yang mencurigakan.
Kasus hilangnya Nancy Guthrie, 84, di Arizona semakin pelik. Penyelidik temukan jejak darah dan pesan tebusan di tengah kondisi kesehatan korban yang kritis.
SATUAN Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil menangkap pelaku berinisial W, warga Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Kasus pembobolan rekening dormant Rp204 miliar di salah satu bank BUMN. Ia menilai, kasus tersebut memperlihatkan celah serius dalam sistem pengawasan perbankan.
Aksi pembobolan ini menandakan bahwa seseorang atau kelompok telah berhasil mendapatkan akses ke sistem core banking yang sangat dijaga keamanannya.
Dalam kasus pembunuhan Kacab Bank BRI Cabang Cempaka Putih berinisial MIP (37) yang juga terkait dengan rencana pembobolan rekening dormant, keduanya berperan sebagai otak perencana.
Bareskrim Polri menetapkan 9 tersangka kasus pembobolan rekening dormant senilai Rp204 miliar di salah satu bank pemerintah Jawa Barat.
Bareskrim Polri mengungkap sosok pemilik rekening dormant senilai Rp204 miliar yang dibobol oleh sindikat tindak pidana perbankan dengan otak C alias Ken.
Selain menyiapkan tim yang membuntuti dan tim yang menculik korban, tersangka DH, AAM dan JP mencari safehouse untuk memaksa korban supaya mau melakukan pemindahan dana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved