Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Letupan surya X1.1 pada 8 Desember menyebabkan gangguan komunikasi radio di Australia dan Asia Tenggara.
ESA menggelar simulasi badai matahari besar mirip Carrington Event 1859 untuk menguji ketahanan satelit dan dampaknya terhadap sistem Bumi.
Penelitian terbaru NSF NCAR menunjukkan peningkatan CO? akan mengubah respons atmosfer atas terhadap badai geomagnetik.
Matahari adalah bintang besar dengan diameter 1.392.083 kilometer, hampir 10 kali lebih besar dari Jupiter, dan sebagian besar terdiri dari hidrogen.
Pada 8 Desember 2024, matahari meluncurkan semburan matahari kelas X memicu badai geomagnetik dan menghasilkan aurora di Bumi.
Fase baru yang terjadi setelah maksimum matahari, diprediksi akan meningkatkan risiko badai geomagnetik besar hingga tahun 2028.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved