Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Tikus adalah hewan pengerat yang dapat membawa berbagai penyakit berbahaya bagi keluarga. Selain risiko Demam Gigitan Tikus (Rat Bite Fever), tikus juga dapat menyebarkan Leptospirosis.
Waspadai penyakit berbahaya dari tikus, mulai dari leptospirosis hingga RBF. Kenali penularan, gejala, dan langkah pertolongan pertama setelah gigitan tikus
Dua bayi perempuan yang memiliki kelainan bawaan berat diduga digigit tikus di ICU anak rumah sakit milik pemerintah India pada malam 31 Agustus hingga 1 September 2025.
Satelit riset biologi Rusia, Bion-M No. 2, kembali ke Bumi setelah 30 hari di orbit dengan membawa 75 tikus, 1.500 lalat, mikroorganisme, hingga bibit tanaman.
Kelelawar merupakan reservoir berbagai virus berbahaya seperti nipah dan hendra. Sementara tikus, dengan kemampuan reproduksi tinggi, membawa lebih dari 80 jenis patogen.
Burung hantu jenis Tyto alba telah lama dikenal sebagai predator alami tikus sawah.
Studi ini dilakukan menggunakan tikus jantan yang sengaja dibuat infertil melalui kondisi malnutrisi, sehingga testis mereka mengalami kerusakan dan tidak lagi mampu memproduksi sperma.
Kasus persebaran penyakit zoonosis melalui hewan, khususnya tikus, masih belum banyak terungkap di Indonesia.
Hantavirus adalah infeksi langka yang ditularkan dari hewan pengerat seperti tikus melalui air liur, urin, atau feses. Kenali gejala awalnya.
belum banyak dikenal oleh masyarakat ialah penyakit virus Hanta yang disebabkan virus dari genus Orthohantavirus berasal dari tikus
Populasi tikus sawah cenderung menurun drastis setelah masa panen padi, yang mengakibatkan Tyto alba kehilangan sumber makanan utamanya.
Anak-anak juga turun ke sawah mencari lubang persembunyian tempat bersarang hama tikus
Penyakit leptospirosis disebabkan oleh bakteri leptospira, yang tersebar melalui urine tikus dan dapat masuk ke tubuh manusia melalui luka atau selaput lendir.
Colossal Biosciences merekayasa genetika tikus laboratorium agar memiliki karakteristik mirip mamut berbulu, seperti rambut panjang dan kumis keriting.
Penelitian terbaru mengungkapkan mikroplastik dapat bergerak melalui otak tikus dan menyumbat pembuluh darah, yang meniru efek pembekuan darah dan ganggu fungsi otak.
Ilmuwan di Tiongkok berhasil membiakkan tikus dengan dua orang tua jantan yang dapat bertahan hidup hingga dewasa, berkat modifikasi genetik pada gen imprinting.
Tikus merupakan salah satu hewan pengerat yang sering menjadi masalah di rumah. Selain merusak barang, tikus juga bisa menyebarkan penyakit.
Terobosan ini memberikan pemahaman baru tentang asal-usul genetik sel induk dan hubungan evolusi antara hewan dengan kerabat purba mereka yang bersel tunggal.
Ada banyak aplikasi bioteknologi dalam bidang kesehatan. Lebih jelasnya, simak tulisan di bawah ini.
Leptospirosis merupakan salah satu penyakit penyerta banjir yang jarang diketahui oleh masyarakat.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved