Headline

Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.

PSSI: Atmosfer Besar akan Selimuti Laga Perdana Indonesia di Ajang FIFA Series

Khoerun Nadif Rahmat
24/3/2026 20:00
PSSI: Atmosfer Besar akan Selimuti Laga Perdana Indonesia di Ajang FIFA Series
Menpora/Ketua Umum PSSI Erick Thohir (tengah).(Antara)

KETUA Umum PSSI Erick Thohir memastikan atmosfer besar akan menyelimuti Stadion Utama Gelora Bung Karno saat Timnas Indonesia membuka FIFA Series sebagai tuan rumah dengan menghadapi Timnas Saint Kitts and Nevis, Jumat (27/3).

Menurut Erick, turnamen tersebut bukan sekadar laga uji coba internasional. FIFA Series di Jakarta menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk memulai era baru bersama pelatih John Herdman, sekaligus memberi kesempatan kepada publik melihat wajah baru permainan skuad Garuda.

Ia menilai kesempatan menjadi tuan rumah ajang FIFA yang pertama kali digelar ini harus dimanfaatkan untuk menunjukkan kesiapan Indonesia sebagai pusat sepak bola kawasan.

"Kami ingin FIFA Series di GBK menjadi momentum positif. Bukan hanya bagi Timnas, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia untuk menunjukkan bahwa kita mampu menjadi tuan rumah pertandingan internasional dengan atmosfer yang luar biasa. Oleh karena itu, kesiapan lapangan dan fasilitas lainnya sudah dipersiapkan sebaik mungkin," ujar Erick, dalam keterangannya, Selasa (24/3).

Laga melawan Saint Kitts and Nevis juga menjadi debut bagi Herdman. Pelatih asal Kanada itu dikenal membawa negaranya tampil di Piala Dunia 2022 setelah menunggu selama 36 tahun.

"Coach Herdman punya rekam jejak yang jelas. Dia membangun Kanada dari tim yang tidak diperhitungkan hingga tampil di Piala Dunia. Kami berharap pengalaman itu bisa membawa energi baru bagi Timnas Indonesia," kata Erick.

Pertandingan ini turut menghadirkan nuansa tersendiri dengan kehadiran sejumlah pemain dari kedua tim yang memiliki pengalaman di sepak bola Inggris. Di kubu Indonesia terdapat Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On. Sementara itu, tim tamu diperkuat Jordan Bowery dan Tyrese Shade.

Kehadiran para pemain tersebut diperkirakan menambah daya tarik pertandingan pembuka FIFA Series. Termasuk kembalinya Baggott ke skuad Garuda setelah terakhir tampil pada Mei 2024. Bek yang berkarier di Inggris itu diharapkan memperkuat lini pertahanan, khususnya menghadapi permainan fisik lawan.

Dalam FIFA Series kali ini, Timnas Indonesia membawa 24 pemain yang terdiri dari 14 pemain yang berkarier di luar negeri dan 10 pemain dari kompetisi domestik. Komposisi tersebut diharapkan menghadirkan keseimbangan antara pengalaman internasional dan karakter permainan lokal.

"Kita sekarang punya banyak pemain yang bermain di luar negeri, tapi liga domestik juga tetap menjadi fondasi penting. Kombinasi ini yang ingin kita bangun agar Timnas semakin kuat," ujar Erick.

Dukungan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno diyakini akan menjadi tambahan energi bagi para pemain. Erick berharap FIFA Series tidak hanya menghadirkan pertandingan berkualitas, tetapi juga menjadi panggung bagi identitas baru Timnas Indonesia di bawah Herdman.

"Kami ingin masyarakat datang ke stadion, mendukung Timnas, dan saksikan ajang FIFA Series perdana ini. Semoga ini menjadi langkah awal yang positif bagi perjalanan Timnas Indonesia ke depan," tutup Erick. (Ndf/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya