Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

HNK Rijeka vs Omonia Nicosia: Rijeka Dedikasi Kemenangan untuk Sang Pelatih

Thalatie K Yani
27/2/2026 06:16
HNK Rijeka vs Omonia Nicosia: Rijeka Dedikasi Kemenangan untuk Sang Pelatih
Pelatih HNK Rijeka(HNK Rijeka)

HNK Rijeka berhasil memastikan tempat di babak 16 besar Liga Konferensi UEFA setelah meraih kemenangan krusial atas wakil Siprus, Omonia. Keberhasilan bersejarah ini tidak hanya menunjukkan kekuatan teknis tim asal Kroasia tersebut, tetapi juga ketangguhan mental yang luar biasa di hadapan pendukung sendiri.

Dalam laga yang penuh emosi ini, asisten pelatih Ramiro Munoz menyebut kemenangan tersebut sebagai sebuah "remontada" atau kebangkitan besar. Secara khusus, seluruh elemen tim mendedikasikan hasil manis ini untuk pelatih utama mereka, Victor.

Dedikasi untuk Sang Pemimpin

“Pertama-tama, selamat kepada para pemain atas pertandingan yang luar biasa. Dalam bahasa Spanyol kami menyebutnya 'remontada', sebuah kebangkitan besar. Namun, kami benar-benar ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk 'Mister' Victor,” ujar Sanchez (staf kepelatihan Rijeka).

Sanchez menambahkan Victor tetap terlibat dalam persiapan tim meski tidak bisa hadir secara langsung. “Dia mempersiapkan pertandingan ini bersama kami. Dia mendukung kami dan layak mendapatkan kemenangan besar ini karena dialah pemimpin kami. Kami berharap dia bisa kembali berada di bangku cadangan pada babak berikutnya untuk menikmati malam ajaib seperti ini,” lanjutnya.

Karakter Kuat di Tengah Tekanan

Rijeka sempat mengalami situasi sulit di awal laga. Mereka kebobolan gol cepat akibat kesalahan antisipasi yang bersamaan dengan cederanya pemain bertahan, Teo Barišic. Namun, situasi tersebut tidak mematahkan semangat skuat Rijeka.

Ramiro Munoz mengungkapkan bahwa tim sempat melakukan evaluasi di ruang ganti. “Terkadang Anda harus 'memasak' sebuah pertandingan. Tidak mudah membuka laga dengan kebobolan gol cepat dan cedera pemain. Namun, para pemain menunjukkan karakter mereka sekali lagi, persis seperti saat di Siprus,” jelas Munoz.

Pada babak kedua, Rijeka tampil jauh lebih dominan. “Setelah kami memperbaiki beberapa hal kecil saat jeda, para pemain seolah 'terbang' di lapangan. Dukungan suporter adalah apa yang kami butuhkan. Kami menciptakan momentum, mencetak tiga gol, dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak lagi,” tambah Munoz.

Kabar Cedera dan Komunikasi Strategis

Munoz juga mengungkapkan ia sempat berkomunikasi sedikit dengan Victor saat jeda babak pertama untuk mendapatkan pandangan strategis. Hal tersebut terbukti efektif dalam mengubah permainan Rijeka di paruh kedua.

Mengenai kondisi Teo Barišic yang mengalami cedera tidak menyenangkan, pihak klub masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. “Dia akan menjalani pemeriksaan pada hari Jumat. Semoga tidak ada yang serius. Dia adalah seorang pejuang dan telah menunjukkannya sejak hari pertama tiba di sini,” pungkas Munoz.

Kini, Rijeka tinggal menanti siapa lawan yang akan mereka hadapi di babak 16 besar sembari berharap sang pelatih utama dapat segera kembali memimpin tim di pinggir lapangan. (Rijeka/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya