Headline

Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.

Hadapi Real Madrid di Playoff Liga Champions, Jose Mourinho Waspadai Amuk Balas Dendam Los Blancos

Basuki Eka Purnama
17/2/2026 06:31
Hadapi Real Madrid di Playoff Liga Champions, Jose Mourinho Waspadai Amuk Balas Dendam Los Blancos
Pelatih Benfica Jose Mourinho(AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRA)

AROMA balas dendam menyelimuti jelang laga playoff Liga Champions 2025/26 yang mempertemukan Benfica dengan raksasa Spanyol, Real Madrid

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan peringatan keras kepada skuadnya untuk tidak jemawa meski sempat mempermalukan mantan klubnya tersebut pada pertemuan sebelumnya.

Mourinho menilai kekalahan dramatis yang dialami Los Blancos justru menjadi bahan bakar yang berbahaya. Baginya, Real Madrid tetaplah penguasa kompetisi ini yang memiliki mentalitas bangkit dari keterpurukan.

“Kami telah melukai raja Liga Champions. Dan raja yang terluka itu berbahaya,” ujar Mourinho, yang pernah menahkodai Madrid pada periode 2010–2013, seperti dikutip dari BBC, Selasa (17/2).

Drama di Injury Time

Pertemuan kedua tim di fase liga bulan lalu memang meninggalkan luka mendalam bagi Madrid. Bertanding di Lisbon, Benfica sukses membungkam juara 15 kali Liga Champions itu dengan skor mencolok 4-2. 

Laga tersebut berakhir penuh drama setelah Madrid harus bermain dengan sembilan orang menyusul kartu merah yang diterima Raul Asencio dan Rodrygo di masa tambahan waktu.

Puncak drama terjadi pada menit ke-98. Kiper Benfica asal Ukraina, Anatoliy Trubin, maju membantu serangan dalam situasi sepak pojok. Secara mengejutkan, Trubin berhasil menyambar bola dengan sundulan maut yang menaklukkan Thibaut Courtois. 

Gol tersebut tidak hanya mengunci kemenangan Benfica, tetapi juga melempar Madrid dari posisi ketiga ke peringkat kesembilan klasemen, sehingga mereka gagal mengamankan tiket lolos otomatis.

Fokus di Leg Pertama

Menjelang leg pertama babak playoff yang akan digelar di Estadio da Luz, Rabu (18/2) dini hari WIB, Mourinho meminta timnya menjaga konsentrasi penuh. 

Ia menyadari bahwa keunggulan psikologis dari kemenangan sebelumnya tidak akan berarti banyak jika timnya kehilangan fokus.

“Kami akan memainkan leg pertama dengan kepala, ambisi, dan keyakinan," tegas pelatih berjuluk The Special One tersebut.

Meski demikian, Mourinho sedikit berseloroh mengenai gol ajaib kipernya yang viral tersebut. Ia memastikan tidak akan ada strategi serupa di laga mendatang karena tingkat kesulitan pertandingan yang diprediksi akan jauh lebih tinggi.

“Ini akan sangat sulit, tanpa diragukan lagi. Trubin tidak akan bermain di lini depan di stadion Luz,”  tegas Mourinho. 

“Saya sudah sangat terbiasa dengan pertandingan seperti ini sepanjang karier saya. Tidak ada hasil yang pasti hanya karena apa yang terjadi di leg pertama,” lanjutnya.

Kini, publik menanti apakah Benfica mampu mempertahankan dominasinya, atau justru sang "Raja yang Terluka" akan mengamuk dan merebut kembali kehormatan mereka di tanah Portugal. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik