Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

Pisa vs AC Milan, Gol Larut Luka Modric Pastikan Rossoneri Kalahkan Tim Juru Kunci

Basuki Eka Purnama
15/2/2026 05:00
Pisa vs AC Milan, Gol Larut Luka Modric Pastikan Rossoneri Kalahkan Tim Juru Kunci
Gelandang AC Milan Luka Modric melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Pisa di laga Serie A(X @SerieA_EN)

AC Milan harus bersusah payah untuk membawa pulang poin penuh saat bertandang ke markas Pisa dalam lanjutan pekan ke-25 Serie A, Sabtu (14/2). 

Meski sempat menghadapi perlawanan sengit dan drama kegagalan penalti, Rossoneri akhirnya berhasil menutup laga dengan kemenangan tipis 2-1 berkat aksi brilian gelandang veteran mereka, Luka Modric.

Dominasi yang Terganjal Ketangguhan Tuan Rumah

Sejak peluit pertama dibunyikan, AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan. Upaya mereka baru membuahkan hasil pada menit ke-39. 

Berawal dari skema serangan sayap, Zachary Athekame melepaskan umpan silang akurat yang disambut dengan tandukan tajam oleh Ruben Loftus-Cheek. Bola bersarang di pojok gawang Pisa, membawa Milan unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Milan sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk mengunci kemenangan lebih awal. Niclas Füllkrug sempat menggetarkan jala gawang lawan, namun gol tersebut dianulir oleh VAR setelah sang striker kedapatan melakukan handball.

Nasib sial Füllkrug berlanjut pada menit ke-54. Milan mendapatkan hadiah penalti usai Strahinja Pavlovic dilanggar di kotak terlarang. Sayangnya, eksekusi penalti Füllkrug gagal berbuah gol setelah bola hanya membentur tiang gawang. Kegagalan ini menjadi titik balik bagi tuan rumah untuk bangkit.

Sengatan Juru Kunci dan Jawaban Modric

Pisa, yang saat ini berstatus sebagai penghuni dasar klasemen Serie A, menunjukkan mental pantang menyerah. 

Pada menit ke-71, publik tuan rumah bersorak saat Felipe Loyola berhasil menyambar bola liar di depan gawang Milan. Skor berubah menjadi imbang 1-1, memaksa anak asuh Massimiliano Allegri bekerja ekstra keras di sisa waktu.

Di tengah kebuntuan, Luka Modric muncul sebagai pembeda. Menit ke-85, maestro asal Kroasia ini melakukan kerja sama satu-dua yang cantik dengan Samuele Ricci sebelum melepaskan tembakan chip cerdik yang melewati jangkauan kiper Pisa. 

Gol tersebut tidak hanya memastikan kemenangan Milan, tetapi juga menahbiskan Modric sebagai pemain tertua ketiga yang mencetak gol di sejarah Serie A di usia 40 tahun.

Pertandingan sempat memanas di masa injury time ketika Adrien Rabiot harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua akibat protes berlebihan. Meski bermain dengan 10 orang di menit-menit akhir, Milan berhasil mempertahankan skor 2-1.

Evaluasi dan Klasemen

Kemenangan ini sangat krusial bagi AC Milan untuk tetap menjaga asa dalam perebutan gelar juara Serie A. Dengan tambahan tiga poin, Rossoneri kini mengoleksi 53 poin dan terus menempel ketat Inter Milan di puncak klasemen. Sebaliknya, kekalahan ini semakin menenggelamkan Pisa di dasar klasemen tanpa kemenangan dalam 14 laga terakhir.

Usai laga, Massimiliano Allegri tak segan melontarkan pujian setinggi langit untuk sang pahlawan kemenangan.

"Saya meminta para pemain muda di skuad ini untuk belajar banyak dari Luka (Modric). Karakter, etos kerja, serta kerendahan hatinya adalah contoh nyata seorang profesional sejati," ujar Allegri. (football-italia/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya