Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Hector Souto: Perjuangan Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Membanggakan

Dhika Kusuma Winata
07/2/2026 23:41
Hector Souto: Perjuangan Timnas Futsal Indonesia di Piala Asia Membanggakan
Timnas futsal Indonesia(MI/Dhika Kusuma)

PERJALANAN timnas futsal Indonesia di Piala Asia Futsal 2026 berakhir dengan kepala tegak. Meski harus puas sebagai runner-up, perjuangan skuad Garuda membanggakan setelah mampu meladeni Iran dengan perlawanan sengit hingga adu penalti yang berlangsung dramatis di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2) malam.

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan anak asuhnya sepanjang turnamen. Ia menilai pencapaian Indonesia menembus final bukan sesuatu yang mudah dibayangkan sebelumnya.

“Saya mengucapkan selamat kepada semua pemain karena mereka menuntaskan tugas dengan luar biasa,” ujar Souto seusai laga.

Menurut dia, Indonesia tampil kompetitif hingga detik terakhir laga final. Skuad Merah Putih bahkan memiliki peluang menang di berbagai fase pertandingan.

“Apa yang kami capai kali ini sukar dipercaya. Kami tiba di final dengan kemungkinan menang ketika 40 menit (waktu normal), babak tambahan, dan adu penalti. Mungkin tidak ada yang percaya (sebelumnya),” kata Souto.

Pelatih asal Spanyol itu kembali menegaskan kebanggaannya atas mental dan keberanian pemain Indonesia menghadapi raksasa futsal Asia.

“Kami mencetak lima gol di final dan memaksa Iran ke adu penalti hingga penendang keenam. Saya bangga,” ujar Souto menegaskan.

Indonesia harus mengakhiri final dengan kekalahan tipis 4-5 dari Iran melalui adu penalti setelah bermain imbang 5-5 hingga babak tambahan waktu.

Di waktu normal 40 menit, laga berjalan sengit dan berakhir sama kuat 4-4. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia mencetak lima gol ke gawang Iran namun berhasil dibalas sama kuat hingga laga berlanjut ke tos-tosan.

Adu penalti berlangsung menegangkan. Indonesia sempat unggul namun kegagalan pada eksekusi penentuan membuat Iran keluar sebagai juara. Israr Megantara gagal menjalankan tugas sebagai penendang keenam sebelum Iran memastikan kemenangan lewat Hossein Sabzi. (Dhk)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya