Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Arteta: Lolos Final Piala Liga Jadi Vitamin Arsenal

Dhika Kusuma Winata
04/2/2026 12:35
Arteta: Lolos Final Piala Liga Jadi Vitamin Arsenal
Penyerang Arsenal Kai Havertz berhasil melewati kiper Chelsea Robert Sanchez pada pertandingan leg kedua Piala Liga Inggris di Stadion Emirates, London, Selasa (3/2/2026) waktu setempat.(Ant/Arsenal.com)

ARSENAL memastikan langkah ke final Piala Liga Inggris dengan penuh keyakinan baru. Sang pelatih Mikel Arteta menilai keberhasilan menembus partai puncak membawa energi yang diyakini bisa mendorong laju the Gunners dalam perburuan gelar Liga Primer musim ini.

Kepastian itu didapat setelah Arsenal menyingkirkan Chelsea lewat kemenangan 1-0 pada leg kedua semifinal di Stadion Emirates, Rabu (4/2). Gol penentu Kai Havertz di penghujung laga mengunci agregat 4-2 untuk Meriam London.

“Ini adalah vitamin terbaik yang bisa kami masukkan ke tubuh kami karena kami bermain setiap tiga hari,” ujar Arteta.

“Kami bekerja sangat keras untuk mencapai momen seperti ini, dan bisa merasakannya bersama-sama itu sungguh magis. Terlihat dari kegembiraan, senyum, dan energi di ruang ganti serta seluruh orang di klub," tambahnya.

Hasil tersebut terasa melegakan bagi Arsenal yang dalam beberapa tahun terakhir mereka kerap terhenti di fase semifinal turnamen termasuk di Liga Champions dan Piala Liga musim 2025, Piala Liga 2022, serta Liga Europa 2021. Kini, Arsenal kembali ke final Piala Liga untuk pertama kalinya dalam enam tahun.

Di partai puncak yang dijadwalkan berlangsung di Wembley pada 22 Maret, Arsenal akan menghadapi pemenang duel Manchester City kontra Newcastle United.

Arteta menyebut pencapaian ini sebagai suntikan moral penting di tengah padatnya jadwal. Menurut dia, kemenangan bukan hanya soal hasil, tetapi juga berdampak langsung pada kepercayaan diri, energi, dan kebersamaan tim.

Namun, Arteta menegaskan fokus Arsenal tak boleh terpecah karena tantangan besar sudah menanti di Liga Primer hanya beberapa hari berselang.

Musim ini berpotensi menjadi periode istimewa bagi Arsenal. Mereka tengah memimpin klasemen Liga Primer dengan keunggulan enam poin, serta melaju ke babak 16 besar Liga Champions setelah menyapu bersih seluruh laga fase grup.

Sorak sorai yang menggema di Emirates usai gol Havertz mencerminkan betapa pentingnya hasil ini bagi Arsenal dan para pendukungnya yang lama merindukan trofi. 

Arsenal terakhir kali menjuarai Piala Liga pada 1993 dan selalu kalah dalam tiga final berikutnya. Kesempatan di Wembley nanti juga membuka peluang meraih trofi pertama sejak menjuarai Piala FA 2020 yang hingga kini masih menjadi satu-satunya gelar di era Arteta.

Arteta, yang pernah menjadi asisten Pep Guardiola di Manchester City, belajar bahwa keberhasilan di kompetisi domestik dapat memperkuat mental tim dalam perburuan gelar liga. Ia yakin skuadnya telah mengambil pelajaran dari kegagalan masa lalu dan siap bersaing di semua ajang. (AFP/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya