Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Lille vs Strasbourg: Posisi Lille di Ligue 1 Terancam usai Dibantai Strasbourg 4-1

Thalatie K Yani
26/1/2026 05:41
Lille vs Strasbourg: Posisi Lille di Ligue 1 Terancam usai Dibantai Strasbourg 4-1
Lille menelan kekalahan kelima beruntun di tahun 2026 setelah dipermalukan Strasbourg 4-1. Debut formasi 3-4-3 Bruno Genesio berakhir bencana bagi Les Dogues. (Strasbourg)

KRISIS hebat tengah melanda Lille OSC. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk Les Dogues itu dipaksa menyerah dengan skor telak 4-1 oleh Strasbourg pada laga penutup pekan ke-19 Ligue 1. Kekalahan ini menjadi yang kelima secara beruntun bagi Lille sepanjang tahun 2026, sekaligus menjauhkan mereka dari ambisi menembus zona podium.

Kontras dengan tuan rumah, kemenangan ini mempertegas kebangkitan Strasbourg. Di bawah arahan pelatih baru Gary O'Neil, klub asal Alsace tersebut sukses menyapu bersih tiga kemenangan beruntun dan kini merangsek ke posisi ketujuh klasemen dengan koleksi 30 poin.

Eksperimen Gagal Bruno Genesio

Pelatih Lille, Bruno Genesio, mencoba melakukan penyegaran dengan menerapkan formasi perdana 3-4-3 musim ini. Di awal laga, strategi ini sempat memberikan harapan. Ethan Mbappe yang kembali tampil sebagai starter tampil sangat impresif dan menjadi motor serangan utama.

Namun, optimisme publik tuan rumah hancur seketika saat Strasbourg mulai menaikkan intensitas permainan. Hanya dalam waktu dua menit, lini pertahanan Lille yang tampak rapuh berhasil dieksploitasi dengan mudah.

Joaquin Panichelli membuka keunggulan tim tamu pada menit ke-25 lewat gol ke-11 nya musim ini setelah mengecoh Chancel Mbemba. Belum sempat Lille bernapas, Panichelli kembali beraksi satu menit kemudian dengan memberikan assist matang yang dikonversi menjadi gol oleh Julio Enciso. Skor 2-0 di babak pertama diiringi sorakan kekecewaan dari pendukung tuan rumah.

Dominasi Strasbourg di Babak Kedua

Situasi tidak membaik bagi Lille di paruh kedua. Meski terus mencoba melalui pergerakan lincah Ethan Mbappe, serangan Lille selalu menemui jalan buntu. Sebaliknya, Strasbourg bermain semakin lepas.

Martial Godo menjadi bintang di babak kedua dengan mencetak brace. Gol pertamanya lahir pada menit ke-58 setelah memanfaatkan umpan silang Diego Moreira. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-72 usai menerima servis apik dari Julio Enciso. Ironisnya, gol-gol tersebut disambut ejekan "ole, ole" oleh suporter garis keras Lille setiap kali pemain Strasbourg sukses mengalirkan bola.

Lille baru bisa memperkecil kedudukan di masa krusial lewat aksi Matias Fernandez-Pardo yang menggantikan Olivier Giroud. Namun, gol tersebut tidak lebih dari sekadar pelipur lara di tengah kekacauan performa tim.

Lille Terjerembab ke Jurang Krisis

Kekalahan ini membuat Lille yang kini berada di posisi kelima tertinggal enam poin dari Marseille di posisi ketiga. Meski para pemain menunjukkan sikap masih mendukung Bruno Genesio di lapangan, hasil di papan skor berkata lain.

Lille yang sempat menjanjikan di paruh pertama musim kini tampak kehilangan arah. Pertahanan yang buruk dan lini serang yang tumpul menjadi pekerjaan rumah besar bagi Genesio jika ingin menyelamatkan musim mereka dari kegagalan total. (AFP/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya