Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Auxerre vs PSG, Gol Tunggal Bradley Barcola Antar Les Parisien Kembali ke Puncak

Basuki Eka Purnama
24/1/2026 04:17
Auxerre vs PSG, Gol Tunggal Bradley Barcola Antar Les Parisien Kembali ke Puncak
Para pemain PSG melakukan selebrasi usai Bradley Barcola mencetak gol ke gawang Auxerre di laga Ligue 1.(AFP/JULIEN DE ROSA)

PARIS Saint-Germain (PSG) sukses merebut kembali takhta klasemen sementara Ligue 1 setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Auxerre, Sabtu (24/1) dini hari WIB. 

Bradley Barcola muncul sebagai pahlawan kemenangan Les Parisiens dalam laga yang sempat membuat tim tamu frustrasi selama hampir 80 menit.

Meski mendominasi jalannya pertandingan sejak peluit pertama dibunyikan, skuat asuhan Luis Enrique harus bekerja keras membongkar pertahanan rapat tuan rumah. 

PSG tercatat mendominasi statistik dengan melepaskan 16 tembakan dan menciptakan nilai ekspektasi gol (xG) sebesar 1,93, berbanding jauh dengan Auxerre yang hanya mencatatkan 0,27 xG tanpa satu pun tembakan tepat sasaran.

Dominasi yang Tertahan

Sejak awal laga, PSG langsung tancap gas. Laga baru berjalan dua menit, Barcola sudah memberikan ancaman serius, namun kiper Auxerre, Donovan Leon, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan ganda. 

Leon menjadi sosok sentral yang membuat lini depan PSG gigit jari di babak pertama. Ia berturut-turut mementahkan sundulan Goncalo Ramos serta peluang jarak dekat dari bintang Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, dan pemain muda Ibrahim Mbaye.

Memasuki babak kedua, pola permainan tidak banyak berubah. Barcola kembali mendapatkan peluang lewat aksi individu yang menusuk ke jantung pertahanan, namun sepakannya masih melebar tipis di sisi gawang. 

Di sisi lain, Auxerre sesekali mencuri kesempatan melalui serangan balik, salah satunya melalui upaya Danny Namaso yang sayangnya masih melambung di atas mistar Gianluigi Donnarumma.

Momentum Pergantian Pemain

Melihat kebuntuan timnya, Luis Enrique melakukan perubahan strategi pada pertengahan babak kedua dengan memasukkan Desire Doue dan Ousmane Dembele. Kehadiran Dembele memberikan dimensi serangan yang lebih tajam.

Puncaknya terjadi pada menit ke-79. Melalui skema serangan balik cepat yang mematikan, Dembele mengirimkan umpan terobosan akurat kepada Barcola. 

Tidak menyia-nyiakan peluang untuk kesekian kalinya, Barcola berhasil menaklukkan Leon dan mengubah skor menjadi 1-0. Gol tersebut sekaligus menjadi penebus kesalahan Barcola dan Doue yang beberapa menit sebelumnya sempat membuang peluang emas di depan gawang yang sudah kosong.

Catatan Rekor dan Performa Kunci

Selain kemenangan krusial, laga ini menjadi momen bersejarah bagi Warren Zaire-Emery. Di usia 19 tahun 321 hari, ia resmi menjadi pemain termuda ketiga yang mencapai 100 penampilan di Ligue 1 sejak pencatatan data dimulai pada musim 1947-48. Ia hanya kalah dari catatan Basile Boli dan Richard Krawczyk.

Di lini tengah, Vitinha juga menunjukkan performa kelas dunia. Pemain asal Portugal tersebut menjadi konduktor permainan PSG dengan mencatatkan sentuhan terbanyak (129 kali), umpan terbanyak (104 kali), serta menciptakan empat peluang kunci sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini memastikan PSG menggeser Lens dari puncak klasemen, setidaknya hingga pesaing terdekat mereka tersebut menghadapi Marseille, Minggu (25/1) dini hari WIB. 

Bagi Auxerre, meski tampil solid di lini pertahanan, kekalahan ini memaksa mereka pulang tanpa poin akibat tumpulnya lini serang yang gagal menguji ketangguhan kiper PSG. (beinsports/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya