STADION Santiago Bernabeu akan menjadi saksi perjuangan Real Madrid untuk keluar dari periode kelam saat menjamu tim promosi Levante pada jornada ke-20 La Liga 2025/2026, Sabtu (17/1) malam WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan ujian kredibilitas bagi Alvaro Arbeloa yang baru saja ditunjuk menggantikan Xabi Alonso.
Awal 2026 menjadi mimpi buruk bagi publik Madridista. Setelah kehilangan trofi Supercopa de Espana dari tangan Barcelona dan tersingkir secara memalukan oleh tim kasta kedua Albacete di Copa del Rey, Los Blancos kini dituntut untuk tetap menjaga jarak empat poin dari puncak klasemen. Namun, misi ini dipastikan berat mengingat krisis personel yang tengah melanda skuad ibu kota.
Badai Absensi: Madrid Kehilangan Taring Utama
Kekuatan lini serang Real Madrid dipastikan pincang. Kylian Mbappe dilaporkan mengalami cedera otot yang memaksanya menepi, sementara Vinicius Junior dan Aurelien Tchouameni harus absen akibat akumulasi kartu kuning. Kondisi ini membuat Arbeloa harus memutar otak, kemungkinan besar dengan mengandalkan Rodrygo dan wonderkid lainnya untuk mengisi kekosongan.
Di lini belakang, situasi tidak jauh lebih baik. Eder Militao, Antonio Rudiger, hingga rekrutan anyar Trent Alexander-Arnold masih berada dalam ruang perawatan. Arbeloa kemungkinan akan mempromosikan beberapa nama dari Real Madrid Castilla untuk menambal lubang di sektor pertahanan yang terlihat rapuh saat menghadapi serangan balik cepat.
Levante: Mengintip Celah di Balik Luka Tuan Rumah
Meski saat ini terdampar di peringkat ke-19 klasemen, Levante datang ke Madrid dengan modal kepercayaan diri yang mulai pulih. Tim asuhan Julian Calero ini baru saja memetik hasil positif di beberapa laga terakhir, termasuk kemenangan telak atas Sevilla. Dengan status sebagai tim promosi, Granotes tidak memiliki beban dan siap memanfaatkan ketidakstabilan mental para pemain Madrid.
Strategi serangan balik yang dipimpin oleh Jose Luis Morales "El Comandante" diprediksi akan menjadi senjata utama tim tamu. Kecepatan transisi Levante seringkali menjadi momok bagi tim-tim besar yang tampil terlalu menyerang namun lalai dalam koordinasi pertahanan.
Statistik Kunci dan Head-to-Head
| Aspek Analisis | Detail Statistik |
|---|---|
| Posisi Klasemen | Real Madrid (2) vs Levante (19) |
| Performa 5 Laga Terakhir | Madrid (M-M-S-K-K) | Levante (K-S-M-M-S) |
| Pemain Kunci Absen | Mbappe, Vinicius Jr, Tchouameni, Rudiger |
| Rata-rata Gol Pertemuan | 3.6 Gol per Pertandingan |
Prediksi Susunan Pemain
Real Madrid (4-3-3): Courtois; Lucas Vazquez, Asencio, David Jimenez, Fran Garcia; Camavinga, Valverde, Bellingham; Rodrygo, Brahim Diaz, Arda Guler.
Levante (4-4-2): Andres Fernandez; Andres Garcia, Elgezabal, Cabello, Navarro; Carlos Alvarez, Oriol Rey, Kochorashvili, Brugui; Morales, Ivan Romero.
Analisis Akhir: Akankah Ada Kejutan?
Secara kualitas individu, Real Madrid tetap diunggulkan meski tanpa trio MVT (Mbappe, Vinicius, Tchouameni). Kehadiran Jude Bellingham diharapkan mampu menjadi motor serangan sekaligus pemimpin di lapangan untuk membangkitkan mentalitas rekan-rekannya. Namun, jika Arbeloa gagal merapikan lini pertahanan, bukan tidak mungkin Levante akan mencuri poin di Bernabeu seperti yang pernah mereka lakukan di masa lalu.
Prediksi Media Indonesia: Real Madrid 2-1 Levante
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
