LAGA semifinal Piala Afrika, yang mempertemukan dua raksasa Afrika, Nigeria dan Maroko, berakhir dengan kemenangan dramatis bagi tuan rumah. Meski mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal, timnas Maroko harus berjuang hingga babak adu penalti untuk memastikan tiket ke final setelah pertahanan gerendel timnas Nigeria sulit ditembus selama waktu normal dan perpanjangan waktu.
Taktik Bertahan Nigeria vs Agresivitas Maroko
Berdasarkan analisis taktik, Nigeria di bawah asuhan pelatih Eric Chelle menerapkan pendekatan defensif yang sangat disiplin. Mengandalkan duet bek Semi Ajayi dan Calvin Bassey, Elang Super membiarkan Singa Atlas menguasai bola dan hanya melakukan dua percobaan tembakan sepanjang laga. Strategi ini sempat membuat frustrasi lini serang timnas Maroko yang dipimpin oleh Brahim Diaz dan Ayoub El Kaabi.
Di sisi lain, Maroko tampil sangat agresif dengan melepaskan total 16 tembakan, yang lima di antaranya tepat sasaran. Brahim Diaz beberapa kali mengancam lewat penetrasi dari sisi kanan, namun ketangguhan kiper Nigeria, Stanley Nwabali, memaksa laga tetap imbang 0-0 hingga peluit panjang babak perpanjangan waktu dibunyikan.
Yassine Bounou Jadi Pahlawan di Bawah Mistar
Memasuki babak adu penalti, kiper veteran Maroko, Yassine Bounou, kembali menunjukkan kelasnya. Bounou berhasil menggagalkan dua eksekutor Nigeria, Bruno Onyemaechi dan Samuel Chukwueze. Sementara itu, empat penendang Maroko menjalankan tugasnya dengan sempurna, dengan Youssef En-Nesyri menjadi penentu kemenangan sebagai algojo terakhir.
Kemenangan ini membawa Maroko ke final Piala Afrika untuk pertama kalinya sejak 2004. Di partai puncak, mereka sudah ditunggu timnas Senegal yang lebih dulu lolos setelah mengalahkan Mesir. Sementara bagi Nigeria, kekalahan ini memaksa mereka harus puas memperebutkan tempat ketiga melawan Mesir.
Statistik Kunci Pertandingan
| Statistik | Nigeria | Maroko |
|---|---|---|
| Tembakan (On Target) | 2 (1) | 16 (5) |
| Penguasaan Bola | 38% | 62% |
| Pelanggaran | 14 | 11 |
| Kartu Kuning | 2 | 0 |
| Skor Adu Penalti | 2 | 4 |
Pertandingan final antara Maroko dan Senegal diprediksi akan menjadi duel paling sengit tahun ini, mengingat kedua tim merupakan favorit kuat juara sejak turnamen dimulai.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
