Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Daftar Prestasi & Trofi Ruben Amorim: Sang Revolusioner Sporting CP tapi Dipecat Manchester United

Cahya Mulyana
05/1/2026 17:45
Daftar Prestasi & Trofi Ruben Amorim: Sang Revolusioner Sporting CP tapi Dipecat Manchester United
Ruben Amorim(AFP)

MESKI perjalanannya bersama Manchester United harus berakhir lebih cepat pada Januari 2026, reputasi Ruben Amorim sebagai salah satu pelatih muda berbakat Eropa tidak bisa dipandang sebelah mata. Rekam jejaknya di Portugal menjadi bukti kapasitas taktiknya, terutama saat mengakhiri puasa gelar Sporting CP.

Berikut adalah rincian lengkap prestasi Ruben Amorim baik bersama klub maupun penghargaan individu.

🏆 Era Sporting CP (2020–2024)

Puncak karier Amorim terjadi di Lisbon. Ia dianggap sebagai legenda modern klub karena berhasil mematahkan dominasi Benfica dan Porto.

  • Primeira Liga (Juara Liga Portugal): 2x
    Musim: 2020–21, 2023–24.
    Catatan: Gelar 2020-21 adalah gelar liga pertama Sporting CP setelah puasa selama 19 tahun.
  • Taça da Liga (Piala Liga Portugal): 2x
    Musim: 2020–21, 2021–22.
  • Supertaça Cândido de Oliveira (Piala Super Portugal): 1x
    Tahun: 2021 (Mengalahkan SC Braga 2-1).

🏆 Era SC Braga (2019–2020)

Karier singkat namun fenomenal. Hanya dalam waktu kurang dari 3 bulan melatih tim senior, ia mempersembahkan trofi.

  • Taça da Liga (Piala Liga Portugal): 1x
    Musim: 2019–20 (Mengalahkan FC Porto di final).

🔴 Era Manchester United (2024–2026)

Bergabung pada November 2024, masa bakti Amorim di Old Trafford berlangsung singkat (14 Bulan).

  • Capaian Terbaik: [Isi sesuai skenario, misal: Lolos ke Liga Europa 2025/2026]
  • Catatan: Tidak ada trofi mayor yang dimenangkan selama periode transisi ini.

🎖️ Penghargaan Individu

Pengakuan atas kejeniusan taktiknya di Liga Portugal:

  • Primeira Liga Manager of the Season: 2 kali (2020–21, 2023–24).
  • Primeira Liga Manager of the Month: Memenangkan penghargaan ini berkali-kali (termasuk pada fase krusial perebutan gelar).

Gaya Main & Warisan Taktik

Ruben Amorim dikenal luas karena konsistensinya menggunakan formasi 3-4-3 atau 3-4-2-1. Prestasi terbesarnya bukan hanya trofi, melainkan kemampuannya mengorbitkan pemain muda (seperti Nuno Mendes, Matheus Nunes, hingga Viktor Gyökeres) menjadi bintang bernilai pasar tinggi. (P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik