Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Arema FC Vs Persita, Tembus Lima Besar, Carlos Pena Puji Mental Baja Pendekar Cisadane

Dhika Kusuma Winata
31/12/2025 15:04
Arema FC Vs Persita, Tembus Lima Besar, Carlos Pena Puji Mental Baja Pendekar Cisadane
Persita Tangerang(Instagram/@persita.official)

PELATIH Persita Tangerang Carlos Pena memberi pujian tinggi kepada para pemainnya setelah mencatat kemenangan penting saat bertandang dalam laga Arema FC vs Persita. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (30/12), Pendekar Cisadane sukses membawa pulang tiga poin berkat kemenangan tipis 1-0 pada lanjutan Super League 2025/2026.

Persita harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain sejak babak kedua. Kendati demikian, tim tamu tetap mampu meredam tekanan tuan rumah dan memastikan kemenangan lewat gol Aleksa Andrejic.

Tambahan tiga poin ini mengangkat Persita ke jajaran lima besar klasemen sementara dengan perolehan 25 poin.

Persita datang ke Malang dengan kondisi skuad yang tidak ideal. Gelandang andalan Pablo Ganet harus absen karena membela negaranya di Piala Afrika. Kapten tim Muhammad Toha menepi akibat akumulasi kartu kuning.

Situasi kian rumit ketika bek sayap Mario Jardel mengalami cedera di menit-menit awal dan terpaksa ditarik keluar.

“Ini adalah poin yang sangat berharga bagi kami karena pertandingan ini sangat sulit. Kami datang ke sini tanpa Pablo (Ganet), sebagai contoh, dan juga tanpa Muhammad Toha,” ujar Carlos Pena.

“Pada menit ketiga Mario Jardel mengalami cedera sehingga kami harus melakukan pergantian. Lalu di babak kedua kami mendapatkan kartu merah. Ada banyak faktor yang harus kami hadapi dalam pertandingan ini,” tambahnya.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, kemenangan layak dirayakan karena lahir dari kerja keras dan ketangguhan mental para pemain. Ia mengaku bangga dengan respons timnya yang tetap percaya diri hingga peluit akhir dibunyikan.

“Saya sangat senang dan bangga dengan para pemain karena mereka bekerja keras dan tetap percaya sampai akhir laga untuk meraih tiga poin yang sangat penting,” katanya.

Persita tetap menekan meski bermain dengan 10 orang. Carlos Pena melihat adanya ruang kosong di lini pertahanan Arema FC yang bisa dimanfaatkan.

“Perbedaannya adalah kami bermain dengan 10 pemain dan Arema FC mengambil banyak risiko dengan menempatkan banyak pemain di lini depan,” ujar Pena.

“Kami melakukan tiga pergantian terakhir untuk memaksimalkan ruang kosong tersebut. Di situ kami memasukkan Dejan dan Aleksa. Dengan kualitas Dejan, Aleksa, dan Rayco, kami akhirnya bisa mencetak gol," imbuhnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya