Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan peringatan keras kepada skuadnya meski baru saja melibas West Ham United 3-0 di Stadion Etihad, Sabtu (20/12) waktu setempat. Guardiola menegaskan bahwa level permainan ‘The Citizens’ saat ini belum cukup tangguh untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris saat memasuki fase krusial di bulan Maret dan April mendatang.
Pernyataan jujur tersebut membayangi kemenangan meyakinkan City yang mengantarkan mereka menggusur Arsenal dari puncak klasemen sementara. Tiga gol kemenangan tuan rumah disumbangkan oleh brace Erling Haaland dan satu gol dari Tijjani Reijnders. Namun, bagi Guardiola, skor akhir bukanlah segalanya. Ia menyoroti kekakuan posisi pemain saat menguasai bola yang dianggapnya menghambat kreativitas tim.
"Saya senang dengan hasil ini, tapi cara kami bermain dengan bola harus ditingkatkan. Jika tidak, kami tidak akan mampu menjadi penantang gelar di akhir musim," ujar Guardiola dengan nada serius dalam konferensi pers usai laga. Ia bahkan memberikan pesan reflektif kepada para pemainnya di ruang ganti untuk tidak terbuai dengan kado Natal berupa kemenangan tersebut.
Kritik Guardiola didasari atas hilangnya kendali permainan di awal babak kedua. Meski West Ham tampil buruk di bawah asuhan Nuno Espirito Santo, tim tamu sempat mendapatkan tiga peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol. Penjaga gawang Gianluigi Donnarumma bahkan harus jatuh bangun, termasuk melakukan penyelamatan heroik menggunakan wajahnya untuk mementahkan peluang Crysencio Summerville.
Di sisi lain, Erling Haaland kembali menunjukkan kelasnya sebagai predator kotak penalti. Pemain asal Norwegia itu hanya melakukan 14 sentuhan sepanjang laga--jumlah terendah di antara pemain lain--namun terlibat dalam ketiga gol City. Gol pembukanya yang memanfaatkan umpan silang Phil Foden merupakan gol ke-19 Haaland di liga musim ini sebelum hari Natal, menyamai rekor legenda seperti Andy Cole dan Luis Suarez.
Dengan menyebut Arsenal secara spesifik, Pep menanamkan urgensi kepada skuadnya. Ia menyadari bahwa rival mereka di London Utara memiliki tingkat konsistensi yang luar biasa, sehingga margin kesalahan sekecil apa pun di Etihad akan berakibat fatal dalam perburuan gelar juara.
Guardiola menutup evaluasinya dengan memuji semangat tim, namun tetap menuntut konsistensi. "Saya tahu level liga ini, saya tahu betapa tangguhnya Arsenal. Jika para pemain mengikuti instruksi saya mengenai posisi di lapangan, kami akan sampai ke sana (juara). Tapi saat ini, itu belum cukup," pungkasnya. (sky sports/B-3)
Real Madrid singkirkan Manchester City dari Liga Champions dengan agregat 5-1. Simak komentar Alvaro Arbeloa soal kartu merah Bernardo Silva dan performa Vinicius Jr.
Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengakui timnya belum mencapai level terbaik lagi setelah tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid untuk ketiga kalinya secara beruntun
Alvaro Arbeloa mengaku sempat merasa tidak percaya diri saat harus beradu taktik dengan pelatih sekelas Jose Mourinho dan Pep Guardiola.
Pep Guardiola memilih untuk tetap optimistis. Ia menjanjikan evaluasi mendalam demi mengembalikan kejayaan Manchester City di musim mendatang.
Petaka bagi Manchester City dimulai pada menit ke-20. Bernardo Silva diganjar kartu merah langsung oleh wasit karena menahan bola dengan tangan di kotak terlarang.
Bernardo Silva tegaskan Manchester City siap tempur habis-habisan lawan Real Madrid di Etihad. Mampukah Haaland pecah telur dan balikkan keadaan?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved