Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Manchester City Siap Bajak Enzo Maresca, Ujian Bos Chelsea

Dhika Kusuma Winata
19/12/2025 13:02
Manchester City Siap Bajak Enzo Maresca, Ujian Bos Chelsea
Pelatih Chelsea Enzo Maresca(Instagram/@maresca)

KETERTARIKAN Manchester City terhadap Enzo Maresca berpotensi menjadi ujian paling krusial bagi kepemilikan Chelsea di bawah Todd Boehly dan konsorsium Clearlake Capital. Situasi itu muncul di tengah tanda tanya soal seberapa besar dukungan internal klub terhadap pelatih asal Italia tersebut.

Pernyataan emosional Maresca beberapa waktu lalu, yang menyinggung minimnya dukungan terhadap dirinya dan tim, memunculkan dugaan manajemen Chelsea sendiri belum sepenuhnya yakin menjadikannya proyek jangka panjang. 

Kini, ancaman kehilangan Maresca ke salah satu rival utama di Liga Inggris justru memperkeruh situasi. Jika City benar-benar menilai Maresca sebagai figur paling tepat untuk melanjutkan era Pep Guardiola, keputusan Chelsea akan menjadi sorotan tajam. 

Pasalnya, melepas pelatih yang tengah membangun fondasi tim akan memunculkan keraguan atas keseriusan klub asal London Barat itu untuk kembali ke puncak sepak bola Inggris.

Sejak mengambil alih Chelsea pada Mei 2022, Boehly dan rekan-rekannya dikenal berani mengambil langkah ekstrem mulai dari kontrak jangka panjang bernilai besar, melepas pemain akademi, hingga sering berganti pelatih.

Penunjukan Maresca pada 2024 menjadi salah satu keputusan paling berani mengingat ia belum pernah menangani klub kasta tertinggi Inggris sebelumnya meski sukses membawa Leicester City promosi.

Namun, Maresca relatif mampu menjawab keraguan. Pada musim pertamanya, ia membawa Chelsea finis di empat besar, menjuarai Liga Konferensi UEFA serta mempersembahkan trofi Piala Dunia Antarklub.

Capaian tersebut diraih di tengah keterbatasan skuad, opsi lini depan dan penjaga gawang yang belum ideal, serta minimnya pemain senior berpengalaman.
Chelsea tetap memiliki deretan talenta elite seperti Cole Palmer, Estevao, dan Moises Caicedo.

Meski begitu, inkonsistensi masih menjadi persoalan. Situasi itu memuncak dalam pernyataan Maresca usai Chelsea menaklukkan Everton 2-0 pekan lalu. Maresca menyebut periode tersebut sebagai masa terburuk sejak tiba di Stamford Bridge.

Maresca juga mengakui belum berbicara dengan para petinggi klub setelah kemenangan di ajang Piala Liga melawan Cardiff.

Di sisi lain, Pep Guardiola sebagai mantan atasannya saat Maresca menjadi asisten di Manchester City musim 2022/2023 sempat melontarkan pujian. Menurut Guardiola, pekerjaan yang dilakukan Maresca di Chelsea tidak mendapat apresiasi yang cukup.

Rekam jejak Maresca bersama City bukan hal baru. Selain pernah menjadi asisten Guardiola, pelatih berusia 42 tahun itu pernah menukangi tim muda City pada musim 2020/2021 dan meraih gelar Liga Primer 2 (U-21) untuk pertama kalinya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik