Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Gejolak di internal Manchester United pasca-pemecatan Ruben Amorim semakin memanas. Legenda 'Setan Merah', Nicky Butt, melontarkan ultimatum keras kepada manajemen klub: ia akan mengembalikan tiket terusan (season tickets) miliknya jika Enzo Maresca ditunjuk sebagai pelatih baru di Old Trafford.
Dilansir dari Dailymail, pernyataan mengejutkan ini muncul di tengah spekulasi liar mengenai kursi panas manajer Manchester United. Baik United maupun Chelsea kini sama-sama tanpa nahkoda setelah Ruben Amorim dipecat dan Enzo Maresca meninggalkan Stamford Bridge. Situasi ini memicu rumor bahwa Maresca, pelatih asal Italia, adalah kandidat kuat untuk merapat ke Old Trafford.
Namun, bagi Nicky Butt, isu ini bukan sekadar soal taktik, melainkan harga diri klub. Dalam diskusi di The Good, The Bad and The Football, Butt menegaskan penolakannya bukan karena kemampuan Maresca, melainkan latar belakangnya yang kental dengan rival sekota, Manchester City.
"Jika Maresca datang, saya suka dia sebagai pelatih, sungguh, tapi dengan latar belakang itu, saya akan mengembalikan tiket terusan saya," tegas Butt tanpa basa-basi.
Perdebatan sempat terjadi ketika Paul Scholes, rekan setim Butt di era kejayaan MU, menilai Maresca sebagai opsi yang masuk akal. Scholes bahkan mencurigai kepergian Maresca dari Chelsea yang berbarengan dengan pemecatan Amorim bukanlah sebuah kebetulan.
Namun, Butt menolak argumen tersebut. Ia merasa identitas Manchester United perlahan tergerus jika klub terus-menerus merekrut figur yang dibesarkan oleh sistem Manchester City. Butt menyinggung keberadaan Omar Berrada dan Jason Wilcox, dua petinggi MU saat ini yang juga merupakan eks-pejabat City, sebagai contoh yang sudah cukup membuatnya gerah.
"Anda salah membaca saya. Saya tidak bisa duduk di sini bicara soal filosofi dan DNA Man United, lalu berkata, 'Yah, saya ingin Maresca, orang jebolan Man City'," ujar Butt dengan nada emosional.
"Saya tidak peduli seberapa sukses dia. Anda lupa dari mana saya berasal. Semua orang sekarang jadi fans City. Saya fans Man United dan saya tidak bisa menerima itu," tambahnya.
Ketidaksukaan Butt berdasar pada fakta sejarah. Enzo Maresca memang memiliki ikatan kuat dengan Manchester City. Ia pernah menangani skuad Elite Development City pada 2020-2021, dan kembali lagi pada 2022 sebagai asisten Pep Guardiola sebelum akhirnya melatih Leicester City dan Chelsea.
Bahkan, sempat beredar kabar bahwa Maresca pernah diproyeksikan City sebagai suksesor Pep Guardiola. Bagi loyalis United seperti Butt, merekrut "putra mahkota" rival sekota adalah sebuah pengkhianatan terhadap identitas klub.
Senada dengan Butt, legenda United lainnya, Gary Neville, juga mendesak manajemen untuk berhenti melakukan eksperimen. Neville menyoroti kegagalan sistem tiga bek yang diterapkan Amorim sebagai bukti bahwa United telah salah arah dalam merekrut pelatih yang tidak sesuai dengan materi pemain.
"Eksperimen ini harus dihentikan. Ada video bagus di mana Bobby Charlton bicara soal apa itu Man United, sepak bola yang berani, menyerang, dan menghibur penonton," ujar Neville kepada Sky Sports.
"Man United harus menunjuk manajer yang sesuai dengan DNA klub. Ajax tidak akan pernah berubah demi siapa pun, Barcelona tidak akan berubah demi siapa pun. United harus kembali ke akarnya," tutup Neville. (Daily Mail/Z-10)
Tahun 2026 baru berjalan kurang dari dua pekan, tetapi bursa pelatih Eropa sudah memanas. Tiga klub besar, Chelsea, Manchester United, dan Real Madrid, mengambil keputusan besar
Liam Rosenior secara terbuka mengonfirmasi kesepakatan lisan untuk menjadi manajer baru Chelsea menggantikan Enzo Maresca. Simak detail kesepakatan dan faktor 'orang dalam' BlueCo di sini.
Kedatangan Rosenior menambah panjang daftar juru taktik yang mencoba peruntungan di Stamford Bridge.
LIAM Rosenior ditunjuk sebagai pelatih baru Chelsea. Hal itu setelah mengonfirmasi bahwa ia telah menyetujui kontrak pada Selasa. Pria berusia 41 tahun ini akan menggantikan Enzo Maresca
PELATIH RC Strasbourg, Liam Rosenior, digadang-gadang menggantikan Enzo Maresca di Chelsea.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved