Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Bellingham Kecewa Diganti, Tuchel Beri Peringatan: Hormati Keputusan Pelatih

Dhika Kusuma Winata
17/11/2025 10:08
Bellingham Kecewa Diganti, Tuchel Beri Peringatan: Hormati Keputusan Pelatih
Thomas Tuchel.(AFP/THOMAS KIENZLE)

PELATIH timnas Inggris, Thomas Tuchel, kembali menegaskan peringatan kepada Jude Bellingham setelah sang pemain memperlihatkan kekecewaan. Bellingham tampak kecewa ketika ditarik keluar dalam kemenangan Inggris atas Albania pada laga pamungkas Grup K Kualifikasi Piala Dunia 2025.

Duel Albania vs Inggris di Arena Kombetare, Tirana, Senin (17/11) dini hari WIB, berakhir untuk kemenangan the Three Lions 2-0. Inggris pun menutup kualifikasi Piala Dunia dengan menyapu bersih delapan laga delapan kemenangan.

Namun, tensi internal justru mencuat. Bellingham, yang kembali menjadi starter untuk pertama kalinya sejak Juni, tampak tidak puas ketika Tuchel menariknya enam menit sebelum laga berakhir. 

Pemain Real Madrid yang sudah mengantongi kartu kuning itu tampak tidak puas diganti oleh Morgan Rogers jelang babak kedua berakhir. Itu menjadi insiden terbaru dalam hubungan yang kerap memanas antara Tuchel dan Bellingham. Bellingham memang diakui bertalenta namun sikapnya sering disinyalir membuka friksi di timnas Inggris.

Tuchel bahkan sempat mencoret Bellingham dari laga internasional Oktober lalu memberi peringatan posisinya di Piala Dunia tak akan aman karena performa impresif Rogers sebagai penggantinya.
Usai laga melawan Albania, Tuchel langsung mengirim pesan tegas.

“Itu keputusan saya, dan dia harus menerimanya,” ujarnya.

“Temannya sudah menunggu di pinggir lapangan, jadi kamu harus menerima, menghormatinya, dan terus melangkah. Saya tak ingin memperbesar isu ini, tapi saya konsisten bahwa perilaku adalah kunci dan hormat pada rekan yang masuk menggantikan," imbuh juru taktik asal Jerman itu.

Soal reaksi Bellingham diduga menyalahi etos kerja tim, Tuchel menjawab akan meninjaunya. Yang jelas, kata Tuchel, Bellingham tampak tidak senang.

"Pemain seperti Jude, yang sangat kompetitif, memang tidak akan pernah suka ditarik keluar. Tapi kata-kata saya tetap berlaku. Ini tentang standar, level, komitmen, dan saling menghormati. Kami tak akan mengubah keputusan hanya karena seseorang melambaikan tangan," ujar Tuchel.

Inggris melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 dengan reputasi kokoh. Mereka menjadi negara Eropa pertama yang menuntaskan kualifikasi dengan kemenangan sempurna dan tanpa kebobolan.

Capaian itu digadang-gadang menguatkan posisi Inggris sebagai kandidat juara.
Namun, Tuchel enggan terburu-buru menyusun kerangka tim untuk Piala Dunia nanti.

“Saya belum berani memikirkan sebelas pemain utama untuk Piala Dunia karena masih banyak bulan ke depan. Saya hanya mengatakan kepada pemain, kita terus berkembang dan itu yang kami inginkan," tukas Tuchel.

(AFP/I-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik