Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Gattuso Minta Maaf Usai Italia Dibantai Norwegia 4-1, Akui Tim Mudah Panik

Thalatie K Yani
17/11/2025 07:19
Gattuso Minta Maaf Usai Italia Dibantai Norwegia 4-1, Akui Tim Mudah Panik
Pelatih Italia Gennaro Gattuso meminta maaf kepada suporter setelah kekalahan telak 4-1 dari Norwegia. (Media Sosial X)

PELATIH tim nasional Italia, Gennaro Gattuso, menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung Azzurri setelah kekalahan telak 4-1 dari Norwegia. Hasil itu menjadi pukulan berat bagi Italia yang sebelumnya berharap mempertahankan tren positif di bawah pelatih baru tersebut.

Italia sebenarnya sudah mengetahui kemenangan sekalipun tidak cukup untuk merebut puncak klasemen. Pasalnya mereka membutuhkan selisih sembilan gol untuk menyalip pemimpin grup. Namun, laga ini tetap dianggap penting sebagai upaya membalas kekalahan 3-0 di Oslo pada Juni lalu, yang ketika itu berujung pada pemecatan Luciano Spalletti.

Harapan itu runtuh setelah Italia gagal mempertahankan keunggulan awal yang dicetak Francesco Pio Esposito. Norwegia tampil dominan di babak kedua melalui dua gol Erling Haaland, serta tambahan gol dari Antonio Nusa dan Jorgen Strand Larsen.

Gattuso: “Kami Minta Maaf kepada Para Suporter”

“Kami pertama-tama harus meminta maaf kepada para fans kami, karena 4-1 adalah hasil yang berat,” ujar Gattuso kepada RAI Sport.

“Sayang sekali, karena babak pertama sangat bagus, kami tampil sebagai tim yang sesungguhnya, tetapi kekecewaan terbesar adalah babak kedua tidak berada pada level yang sama.”

Gattuso menilai timnya kehilangan kendali dan struktur permainan begitu memasuki babak kedua.

“Kami kehilangan bentuk permainan. Di babak pertama kami menekan dengan cara yang benar, tetapi kemudian kami mulai kehilangan bola terlalu mudah, memberi Norwegia ruang untuk bermain. Kami kehilangan bola, salah mengoper, dan akhirnya tertekan. Itulah yang terjadi,” jelasnya.

Fokus Jelang Play-off Piala Dunia

Italia kini memasuki jeda sebelum kembali berkumpul hanya beberapa hari menjelang semifinal play-off Piala Dunia pada 26 Maret. Mereka berharap bisa melaju ke final play-off pada 31 Maret untuk mengamankan tiket ke turnamen utama.

“Kami harus membangun dari babak pertama, ketika kami solid dan berada di posisi yang tepat. Namun begitu lawan menciptakan peluang, kami mulai takut. Itulah yang harus kami ubah dan perbaiki, kami menjadi panik,” kata Gattuso.

Kekalahan ini menjadi peringatan keras bagi Italia yang wajib memperbaiki mental dan konsistensi permainan jika ingin memastikan tempat di Piala Dunia mendatang. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik