Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Irlandia vs Portugal, Troy Parrott Cetak Dua Gol, The Boys in Green Kejutkan Selecao das Quinas

Basuki Eka Purnama
14/11/2025 05:47
Irlandia vs Portugal, Troy Parrott Cetak Dua Gol, The Boys in Green Kejutkan Selecao das Quinas
Para pemain timnas Irlandia melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang timnas Portugal di laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.(AFP/PAUL FAITH )

TIMNAS Irlandia menghadiahi timnas Portugal kekalahan pertama mereka di babak kualifikasi Piala Dunia 2026. The Boys in Green meraih kemenangan 2-0 atas Selecao das Quinas di laga Grup F Piala Dunia 2026 zona Eropa, Jumat (14/11) dini hari WIB.

Membutuhkan kemenangan untuk memastikan tempat mereka sebagai juara Grup F, pasukan Roberto Martinez memasuki pertandingan sebagai favorit.

Cristiano Ronaldo hampir mencetak gol di awal laga, tetapi gagal memanfaatkan tendangan tumitnya.

Pemain berusia 40 tahun itu langsung mengambil kesempatan emas di menit ke-10, dan kali ini, tendangannya dari dalam kotak penalti terlalu keras, yang melambung jauh di atas gawang.

Momen gemilang Diogo Costa hampir dimanfaatkan sepenuhnya oleh Troy Parrott, tetapi Costa hampir saja memaksa terjadinya tendangan sudut.

Namun, Irlandia unggul lebih dulu melalui situasi bola mati tersebut di menit 17, dengan Parrott meneruskan sundulan Liam Scales dari jarak dekat.

Didorong oleh gol pembuka mereka, Irlandia mulai menunjukkan dorongan menyerang yang lebih besar dan memaksa Costa beraksi tepat sebelum menit ke-20 melalui Finn Azaz.

Tim tuan rumah terus menghalau serangan tim tamu di sisi lain lapangan ketika tendangan jarak jauh Ruben Neves berhasil ditepis dengan mudah, beberapa saat sebelum tendangan Joao Neves melebar tipis.

Dimasukkan ke dalam susunan pemain inti untuk menggantikan Pedro Neto yang cedera, sundulan Joao Felix melenceng dari sasaran setelah menerima umpan dari Joao Cancelo.

Di sisi lain lapangan, Irlandia nyaris menggandakan keunggulan ketika tendangan Chidozie Ogbene membentur tiang gawang saat pertandingan semakin menegangkan di penghujung babak pertama.

Irlandia mungkin sedikit beruntung karena berhasil lolos dari ancaman besar lima menit menjelang jeda setelah penyelamatan Caoimhin Kelleher dan beberapa pantulan di dalam kotak penalti.

Malam tuan rumah berubah dari baik menjadi lebih baik lagi di menit terakhir babak pertama ketika Parrott mencetak gol kedua, melepaskan tembakan ke tiang dekat melewati Costa yang tak terkawal.

Skor 2-0 untuk keunggulan timnas Irlandia atas timnas Portugal bertahan hingga jeda.

Dengan timnya tertinggal dua gol, Martinez melakukan dua pergantian pemain di babak kedua dengan Nelson Semedo dan Ruben Veiga menggantikan Goncalo Inacio dan Joao Cancelo.

Veiga hampir menjadi pengumpan bagi Vitinha beberapa saat setelah masuk, tetapi gelandang tersebut gagal memanfaatkan peluang dari jarak dekat.

Menjelang satu jam pertandingan, Portugal tidak mampu melakukan perubahan apa pun dari Irlandia, yang menyebabkan rasa frustrasi tim tamu semakin meningkat.

Hal ini berujung pada kartu merah untuk Ronaldo di menit ke-61 setelah kapten Portugal itu menyikut Dara O’Shea.

Tugas Portugal untuk menyelamatkan satu poin, tentu saja, menjadi lebih rumit setelah Ronaldo diusir keluar lapangan, dengan Irlandia tetap kokoh di lini belakang.

Meskipun tidak mencetak gol, Ogbene meninggalkan lapangan dan disambut tepuk tangan meriah dari penonton tuan rumah setelah meneror lini belakang lawan dengan larinya yang tak kenal lelah sepanjang pertandingan.

Setelah gagal menguji Kelleher di babak kedua, Portugal akhirnya memaksa pemain Brentford tersebut beraksi pada menit ke-87 melalui tendangan cepat dari pemain pengganti Goncalo Ramos yang berhasil diselamatkan dengan gemilang.

Kelleher berhasil menahan tendangan Ruben Neves di masa injury time babak kedua sebelum Ramos dua kali gagal menjebol gawang Irlandia dengan selisih waktu hanya 60 detik.

Kemenangan ini ]memang pantas diraih Irlandia, yang mengalahkan Portugal untuk pertama kalinya sejak 2005 dan menjaga asa mereka untuk lolos ke babak playoff Piala Dunia 2026 menjelang pertandingan terakhir, Senin (17/11) dini hari WIB melawan timnas Hongaria.

Bagi Portugal, kemenangan melawan Armenia di laga pamungkas Grup F akan memastikan tempat mereka di Amerika Utara tahun depan, meskipun hasil imbang juga bisa jadi sudah cukup. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik