Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Lautaro Martinez kembali menemukan ketajamannya dan membantu Inter Milan menundukkan Lazio 2-0 dalam lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Minggu (9/11) waktu setempat.
Penyerang asal Argentina itu membuka keunggulan Inter hanya tiga menit setelah laga dimulai, mengakhiri paceklik golnya di liga yang berlangsung sejak 4 Oktober saat menghadapi Cremonese.
Sebelumnya, ia sempat mencetak gol di ajang Liga Champions melawan Kairat Almaty tengah pekan lalu, namun gagal mencatatkan namanya di papan skor dalam empat laga terakhir Serie A.
Gol Lautaro tercipta dengan cara tidak biasa, melalui sepakan luar kaki yang melengkung ke sudut atas gawang Lazio. Ia pun mengakui bahwa eksekusi tersebut sedikit meleset dari rencana.
“Saya memang berniat menembak langsung ke gawang. Tapi memang sedikit tidak sempurna karena saya harus menjangkau bola. Yang terpenting adalah bola masuk ke gawang,” ujar Lautaro dikutip dari Football Italia.
Kapten Inter itu kemudian ditarik keluar di babak kedua untuk beristirahat dan mendapatkan tepuk tangan meriah dari para pendukung yang memadati San Siro.
“Saya berterima kasih kepada semua orang yang datang ke stadion dan selalu mendukung kami. Setiap pertandingan mereka memberi kami semangat, jadi saya mencoba merayakan setiap gol dengan cara istimewa untuk mereka,” katanya.
“Hal paling indah dalam sepak bola adalah mencetak gol. Ketika para penggemar meneriakkan nama Anda, itu selalu membuat bulu kuduk berdiri, sejak pertama kali saya datang ke sini. Mereka seperti pemain ke-12 yang bisa memengaruhi jalannya pertandingan,” tambahnya.
Sebelumnya, pelatih Cristian Chivu sempat berkomentar bahwa Lautaro perlu lebih sering tersenyum untuk mengurangi tekanan. Menanggapi hal itu, Lautaro menjawab dengan santai.
“Saya tidak berubah, saya orang yang serius. Tapi ketika saya perlu tersenyum, saya akan tersenyum. Memang begitulah saya,” ujarnya.
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu menyatakan timnya telah berjuang maksimal, namun kalah agregat 2-5 dari Bodo/Glimt di playoff 16 besar Liga Champions 2025/26.
Bodø/Glimt mencetak sejarah usai menyingkirkan Inter Milan dengan agregat 5-2 dan melaju ke babak 16 besar Liga Champions UEFA.
Pada laga leg pertama playoff Liga Champions, Inter Milan dipaksa mengakui keunggulan Bodo/Glimt dengan skor 1-3.
Inter Milan harus membalikkan defisit 1-3 saat menjamu Bodo Glimt di leg kedua Liga Champions. Kembalinya Dumfries dan Calhanoglu diharapkan bantu Nerazzurri ke 16 besar.
Cristian Chivu menyoroti betapa pentingnya kemenangan atas Juventus ini untuk menghapus keraguan internal tim mengingat Inter Milan sebelumnya sulit menang melawan klub besar.
INTER Milan melaju ke semifinal Coppa Italia setelah menang 2-1 di laga Inter vs Torino, dengan Cristian Chivu menilai kontribusi pemain muda akademi menjadi kunci keberhasilan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved