Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Persijap Jepara Mario Lemos mengakui timnya kehilangan fokus di awal laga sehingga tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC mampu menciptakan gol cepat saat pertandingan baru berjalan 3 menit.
"Saya akui kami gagal menjaga fokus sejak menit-menit awal, sehingga strategi yang disusun tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya," kata Lemos saat konferensi pers usai pertandingan di Bandarlampung, Senin (27/10).
Ia pun mengakui gol cepat Bhayangkara itu membuat timnya kesulitan dan terpaksa mengubah seluruh rencana permainan yang telah disusun sebelum pertandingan.
"Pertandingan yang sulit bagi kami. Kami kebobolan terlalu cepat di tiga menit pertama, dan itu mengubah seluruh rencana permainan kami," ungkap Lemos.
Menurutnya, perubahan skema dengan menambah daya gedor juga belum mampu membalikkan keadaan hingga babak kedua. Terlebih kondisi semakin sulit ketika timnya melakukan kesalahan di area pertahanan yang berujung penalti bagi Bhayangkara.
"Kami sudah mencoba memasang dua penyerang, tetapi tetap tidak mampu mengejar. Kesalahan kami sendiri juga kembali merugikan, termasuk penalti yang membuat kami semakin tertinggal," katanya.
Pertandingan Super League pekan ke-9 yang mempertemukan Bhayangkara Presisi Lampung melawan Persijap Jepara dimenangkan oleh tim tuan rumah dengan skor 2-0.
Gol Bhayangkara dicetak pada menit ke-3 oleh Ginanjar Wahyu yang berhasil menanduk bola hasil umpan silang Sani Riski. Kemudian Spasojevic mengunci kemenangan tuan rumah lewat eksekusi penalti di menit ke-80 pertandingan.
Atas kekalahan ini Persijap Jepara terdampar ke posisi 15 klasemen sementara dengan poin delapan dari sembilan pertandingan dengan rincian dua kali menang, dua kali seri dan lima kali kalah.
Sementara itu, Bhayangkara Presisi Lampung menduduki posisi keenam klasemen sementara Super League dengan koleksi 14 poin dari sembilan pertandingan dengan rincian empat kali menang, dua kali seri dan tiga kali kalah. (Ant/Z-1)
Kemenangan meyakinkan itu ditentukan sepenuhnya pada paruh pertama laga. Meski Bhayangkara FC sempat mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal
Kemenangan dramatis 2-1 yang diraih Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, langsung mendongkrak posisi skuad asuhan Paul Munster.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya hanya mampu bermain imbang melawan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui bahwa masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Persebaya.
Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendi Sulystiawan, menjadi penyelamat timnya setelah mencetak gol pada menit 90+8 untuk memaksakan hasil imbang melawan Persebaya Surabaya.
Nama Rahmatsho Rahmatzoda semakin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia, terutama setelah performanya bersama PSIM Yogyakarta menuju final Super League 2025/2026.
Persija Jakarta berhasil meraih tiga poin penting setelah menundukkan Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (3/1).
Kembalinya Divaldo Alves disambut antusias oleh para suporter.
Semen Padang membawa pulang tiga poin penting dari lawatan mereka ke Jepara. Kabau Sirah memetik kemenangan setelah menundukkan tuan rumah Persijap Jepara 2-1
Manajemen Madura United FC resmi memberhentikan Alfredo Vera dari jabatannya sebagai pelatih kepala setelah hasil kurang memuaskan dalam kompetisi BRI Super League 2025-2026.
Dengan kemenangan atas Persijap, Madura United kini berada di peringkat ke 11 klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan meraih 13 poin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved