Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BARCELONA menutup rangkaian pramusim mereka dengan kemenangan telak 5-0 atas Como 1907 pada ajang Joan Gamper Trophy 2025 yang digelar di Estadi Johan Cruyff, Senin dini hari WIB.
Laga ini menjadi penampilan pamungkas Blaugrana sebelum musim baru La Liga dimulai, sekaligus memamerkan dominasi skuat asuhan Hansi Flick.
Sejak peluit awal, Barcelona langsung mengambil inisiatif. Fermin Lopez memecah kebuntuan pada menit ke-21 lewat sepakan presisi setelah menerima umpan matang dari lini tengah, membuat skor menjadi 1-0.
Lopez kembali mencetak gol di menit ke-35 untuk menggandakan keunggulan, sebelum Raphinha menambah gol hanya dua menit berselang. Gol tersebut berawal dari kerja sama apik dengan Marcus Rashford yang mengirimkan umpan tarik sempurna untuk diselesaikan Raphinha.
Menjelang akhir babak pertama, Lamine Yamal turut menyumbang gol pada menit ke-42, sehingga paruh pertama berakhir dengan keunggulan 4-0 bagi Barcelona.
Memasuki babak kedua, intensitas serangan tuan rumah tidak menurun. Lamine Yamal kembali menjadi sorotan dengan gol keduanya di menit ke-49, mengunci skor akhir 5-0.
Como 1907 yang dibesut oleh mantan pemain Barcelona, Cesc Fabregas, berupaya memberikan perlawanan namun gagal menembus lini belakang solid lawan. Laga ini juga menghadirkan momen reuni dengan tampilnya eks pemain Blaugrana, Sergi Roberto dan Alex Valle, di kubu Como.
Meski bertemu mantan rekan, Barcelona tetap tampil tanpa belas kasihan. Kemenangan ini memastikan gelar Joan Gamper Trophy ke-47 bagi mereka dalam edisi ke-60 turnamen tersebut.
Sorotan utama tertuju pada Fermin Lopez dan Lamine Yamal yang masing-masing mencatat brace, serta kontribusi penting Raphinha. Hasil ini menambah kepercayaan diri tim menjelang laga perdana La Liga musim 2025/26.
Barcelona (4-2-4-1): Joan Garcia; Alex Balde, Ronaldo Araujo, Pau Cubarsi, Erick Garcia; Pedri, Frenkie de Jong; Lamine Yamal, Raphinha, Fermin Lopez; Marcus Rashford.
Como 1907 (4-2-3-1): Jean Butez; Mergim Vojvoda, Marc Kempf, Van der Brempt, Alex Valle; Sergi Roberto, Martin Baturina; Jayden Addai, Nico Paz, Ivan Azon; Anastasios Douvikas.
Drama terjadi di laga Como vs Bologna. Gol spektakuler Martin Baturina di masa injury time menyelamatkan Como setelah Niccolò Cambiaghi mencetak gol dan dikartu merah.
Como gagal meraih kemenangan perdana musim ini setelah Genoa mencetak gol telat lewat Caleb Ekuban.
Como 1907, tim yang baru kembali mencicipi persaingan di level teratas Italia pada musim 2024/2025, langsung membuat gebrakan besar.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengungkapkan kekecewaannya atas kekalahan 0-2 dari Inter Milan di San Siro.
MANTAN bek Prancis, Raphael Varane menyatakan keinginannya untuk ikut andil dalam proyek pelatih Cesc Fabregas di Como 1907.
Titik balik karier Raphinha di Barcelona terjadi saat Hansi Flick menggantikan Xavi Hernandez pada Mei 2024. Kehadiran Flick membawa suntikan kepercayaan diri yang selama ini hilang.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, memberikan pesan berkelas menanggapi pemecatan rivalnya, Xabi Alonso, dari kursi kepelatihan Real Madrid.
Hansi Flick, mengaku bangga dengan pencapaian timnya sejauh ini. Kemenangan atas Madrid tidak hanya menambah koleksi trofi, tetapi juga menegaskan dominasi taktik
Hansi Flick catat rekor gila! Menang di 8 laga final dari 8 kesempatan bersama Barcelona & Bayern Munich. Simak profil dan statistik lengkapnya.
Barcelona vs Real Madrid kembali tersaji di final Piala Super Spanyol 2026. Hansi Flick membawa Barcelona dengan rekor impresif dan peluang mencetak sejarah baru.
Raphinha mencetak dua gol dan satu assist saat Barcelona melumat Athletic Bilbao 5-0 di semifinal Piala Super Spanyol.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved