Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KAMIS (3/7) sore yang panas di Jakarta mendadak berubah kelam. Linimasa dipenuhi kabar singkat nan memilukan: Diogo Jota meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan mobil.
Penyerang asal Portugal itu bukan tipe selebritas yang gemar sorotan. Media sosialnya tak dipenuhi gaya hidup glamor—hanya potret dirinya di lapangan, merayakan gol, atau momen hangat bersama keluarga. Diam-diam, sederhana, namun memikat.
Mungkin karena itulah kepergiannya meninggalkan duka mendalam. Bagi pendukung Liverpool dan timnas Portugal, ini bukan sekadar kehilangan pemain hebat—tapi kepergian pribadi rendah hati yang membiarkan aksi di lapangan bicara.
Lahir di Massarelos, 4 Desember 1996, Jota memulai langkahnya di Pacos de Ferreira. Namanya mulai menggema saat direkrut Atletico Madrid dan makin bersinar di Wolverhampton Wanderers.
Di Wolves, musim 2017/2018 menjadi panggung kebangkitannya. Ia mengemas 17 gol dan membantu tim promosi ke Premier League. Musim berikutnya, ia menyumbang sembilan gol dan lima assist, diikuti tujuh gol pada musim terakhirnya sebelum hengkang.
Performa konsisten itulah yang membuat Liverpool terpikat. Di musim panas 2020, The Reds menebusnya seharga £45 juta.
Di bawah asuhan Juergen Klopp, Jota langsung mencuri perhatian. Ia mencetak gol dalam debutnya saat Liverpool menaklukkan Arsenal 3-1, lalu mengukir gol ke-10.000 klub pada laga Liga Champions kontra Midtjylland.
Meski musim pertamanya tak menghasilkan trofi, sembilan golnya cukup membantu Liverpool finis di posisi ketiga. Musim keduanya lebih gemilang—15 gol di Premier League, ditambah gelar Piala FA dan Piala Liga Inggris.
Musim 2022/2023 menantangnya dengan cedera, namun Liverpool tetap memberinya kontrak baru. Produktivitas menurun, hanya tujuh gol, dan musim pun berakhir tanpa trofi.
Setahun kemudian, meski masih berkutat dengan cedera, Jota bangkit dengan 10 gol. Tapi di musim 2024/2025 lah ia akhirnya mengangkat mahkota juara Premier League bersama The Reds, menyumbangkan enam gol dalam masa yang berat akibat cedera berkepanjangan.
Dua pekan setelah menikah, Jota berpulang. Terlalu cepat, terlalu mendadak. Namun jejaknya abadi.
Ia mungkin bukan legenda yang disanjung karena koleksi trofi, namun bagi pendukung Liverpool, namanya telah tertulis dengan tinta abadi—sebagai senjata diam yang selalu menggetarkan jantung pertahanan lawan. (Antara news/Z-10)
Arne Slot menilai performa timnya saat ini belum mampu memenuhi standar tinggi yang melekat pada klub sebesar Liverpool.
Joe Gomez telah absen membela Liverpool sejak ditarik keluar dalam kekalahan 2-3 dari Bournemouth, akhir Januari lalu.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan komentar tajam terhadap kepemimpinan wasit dalam laga Man City vs Liverpool yang berakhir dramatis dengan skor 2-1 di Anfield
Manchester City menjaga asa mempertahankan gelar Liga Inggris setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (8/2)
Manajer Liverpool Arne Slot memilih tidak mengomentari kartu merah yang diterima Dominik Szoboszlai dalam laga kontra Manchester City.
Pep Guardiola menegaskan betapa sulitnya meraih kemenangan di kandang Liverpool. Laga Liverpool vs Man City berakhir dramatis dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield.
Diogo Jota, penyerang andalan Liverpool FC dan Timnas Portugal, dikenal sebagai pemain bertalenta dengan kemampuan mencetak gol yang luar biasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved