Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSEBAYA Surabaya gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang PSIS Semarang dengan skor 1-1 dalam pertandingan pekan ke-27 Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jawa Timur, Rabu (12/3) malam.
Gol Persebaya tercipta dari kaki Francisco Rivera pada menit ke-45, sedangkan gol balasan PSIS tercipta pada menit ke-90+4 melalui Septian David Maulana.
Kedua tim bermain hati-hati di awal babak pertama, meskipun sesekali melancarkan serangan ke pertahanan lawan.
Memasuki menit ke-10, kedua tim mulai meningkatkan tempo permainan dengan jual beli serangan.
PSIS mendapatkan peluang emas pada menit ke-15 ketika Boubakary Diarra berhasil lolos dari jebakan offside. Namun, tendangannya masih melambung tinggi di atas mistar gawang Persebaya yang dikawal Ernando Ari.
Persebaya membalas pada menit ke-29 melalui kombinasi umpan satu-dua antara Bruno Moreira dan Paulo Rivera. Bruno yang sudah berada di posisi ideal melepaskan tembakan, tetapi bola masih melebar di sisi kiri gawang PSIS yang dijaga Syahrul Trisna.
Tim berjuluk Bajul Ijo itu terus menggempur pertahanan PSIS. Bruno hingga Flavio Silva beberapa kali mengancam lewat tendangan keras, namun belum membuahkan hasil.
Pada menit ke-42, Rivera kembali mengancam gawang PSIS lewat eksekusi tendangan bebas yang mengarah langsung ke gawang. Namun, Syahrul Trisna masih sigap menepis bola.
Semenit kemudian, Dejan Tumbas mencoba peruntungan dengan melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, Trisna kembali menunjukkan refleksnya dengan menepis bola dan menggagalkan peluang tersebut.
Persebaya akhirnya berhasil unggul pada menit ke-45 lewat sontekan Rivera setelah menerima umpan dari Flavio Silva. Pemain asal Meksiko itu dengan tenang mengelabui kiper serta dua pemain PSIS sebelum melesakkan bola ke dalam gawang. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Persebaya.
Hingga wasit meniup peluit tanda turun minum skor tetap 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.
Di babak kedua, anak asuh Paul Munster mencoba mendominasi lapangan dan memberikan serangan-serangan yang dapat mengancam gawang lawan.
Sementara, PSIS mencoba melakukan serangan yang dibangun dari bawah, namun selalu kandas dan membuat Persebaya bisa melakukan serangan balik.
Memasuki pertengahan babak kedua, giliran PSIS mencoba mendominasi pertandingan melalui umpan-umpan yang terarah untuk mengacaukan pertahanan Persebaya.
Memasuki akhir babak kedua, Persebaya melalui Oktavianus Fernando mendapat peluang emas, pada menit ke-90+3, yang terbebas dan berhadapan satu lawan satu dengan Trisna, namun tendangannya masih melenceng tipis di sebelah kiri gawang.
Pada menit ke-90+4 akhirnya PSIS bisa menyamakan kedudukan melalui kaki David Maulana setelah bola terlepas dari jangkauan Ernando. Skor berubah menjadi 1-1 hingga wasit Muhammad Iqballuddin meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Pada pertandingan selanjutnya, Persebaya akan melakukan laga tandang melawan Persija Jakarta, Sabtu (12/4) di Jakatra International Stadium (JIS), pukul 19.00 WIB. Sementara, PSIS akan menjamu Persik Kediri pada Jumat (11/4) di Stadion Jatidiri Semarang. (Ant/Z-1)
Laga uji coba itu sekaligus menjadi sarana tim pelatih untuk menilai pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain.
Kekuatan Persebaya Surabaya pada putaran kedua Super League nanti akan bertambah, setelah tiga pemain baru resmi diperkenalkan ke suporter.
Laga Persebaya vs Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 berakhir dengan kemenangan penting bagi tuan rumah.
Laga Persebaya vs Malut United pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 berlangsung dengan tempo tinggi dan sarat duel fisik.
Persebaya vs Malut United berakhir 2-1 di GBT. Gali Freitas mencetak dua gol dan membawa Bajol Ijo naik ke papan atas BRI Super League.
UNTUK pertama kalinya pelatih baru Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memimpin latihan bersama dengan pemain Persebaya, di Lapangan ABC kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)
PSIS Semarang di bawah kepemimpinan pelatih baru Jafri Sastra mendatangkan dua pemain berpengalaman, Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio.
PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) menggandeng investor baru, Datu Nova Fatmawati, pengusaha wanita asal Semarang yang merupakan istri bos Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal.
PSIS Semarang mengalami kesulitan setelah batalnya David Glenn membeli saham tim kesebelasan kebanggaan warga Semarang tersebut.
Malut United sukses menghancurkan PSIS pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat (16/5) malam.
PSIS dipastikan terdegradasi dari Liga 1 setelah hanya mampu mengumpulkan 25 poin dari 32 pertandingan yang sudah dilalui.
PSIS Semarang dipastikan turun kasta ke Liga 2 Indonesia di musim depan, setelah Persebaya Surabaya vs Semen Padang bermain imbang 1-1 pada Minggu (11/5) malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved