Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Kepala Persebaya Surabaya Paul Munster mengapresiasi anak asuhnya yang sudah bekerja keras hingga akhir meskipun hanya dapat meraih hasil imbang 1-1 saat melawan PSIS Semarang pada laga tunda Liga 1 Indonesia.
"Sangat kecewa, bagaimana kami kebobolan di awal, tetapi saya apresiasi mental para pemain yang terus berjuang, dan kami mencetak gol yang baik dalam transisi dengan situasi bertahan untuk menyerang," ucapnya saat konferensi pers usai pertandingan melawan PSIS di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Selasa (30/1).
Menurut pelatih yang memiliki lisensi UEFA Pro tersebut, banyak peluang yang bisa menjadi gol dan selalu menyerang pertahanan tim. "Kami memiliki banyak peluang, banyak peluang gol, bukan hanya peluang biasa. Ada perbedaan pada permainan kami dan tentu saja mereka (PSIS) juga memiliki beberapa peluang juga. Tapi kami juga bermain sangat ganas di sepertiga akhir," ujarnya.
Baca juga : Hasil Liga 1, PSIS Semarang Imbang 1-1 Lawan Persebaya Surabaya

Saat kami menyerang, lanjutnya, para pemain PSIS merasa tertekan sehingga tidak banyak peluang juga dari tim lawan.
"Mereka tidak senang dengan para pemain kami yang menyerang, karena mereka tidak mendapatkan peluang lagi," katanya.
Baca juga : Taisei Marukawa Puas PSIS Bisa Imbangi Persebaya
Oleh karena itu, dirinya menganggap hasil dari pertandingan ini sangat imbang mengingat klub yang berjuluk pasukan Mahesa Jenar tersebut berada di peringkat atas klasemen sementara Liga 1 Indonesia.
"Penting juga kami tidak kehilangan poin dalam pertandingan ini, mengingat PSIS merupakan tim yang baik, mereka keempat di liga, jadi mereka memiliki banyak pemain bagus, terutama pemain penyerang," tuturnya.
Saat ini, dirinya akan fokus melatih anak asuhnya untuk menghadapi laga berikutnya melawan Bhayangkara FC pada 4 Februari 2024.
"Saya percaya bahwa kami seharusnya mencetak gol lebih dari mereka. Saat ini kami akan fokus menghadapi laga selanjutnya yang tidak memiliki banyak waktu lagi," kata pelatih asal Irlandia Utara tersebut.
Sementara itu, pemain Persebaya Andre Oktaviansyah mengatakan semua pemain, belum puas atas gol yang telah diraih, karena tidak bisa memenangkan pertandingan melawan PSIS.
"Tentu kami belum puas atas gol tersebut, karena saya dan tim belum bisa memenangkan pertandingan ini," katanya.
Oleh karena itu, dirinya beserta tim akan melakukan evaluasi dari hasil imbang melawan PSIS karena seharusnya banyak peluang yang tercipta namun tidak dapat dikonversikan menjadi gol.
"Seharusnya kami memiliki banyak peluang dari PSIS Semarang, mungkin akan kami jadikan evaluasi untuk kedepannya," ucapnya.(Ant/Z-4)
PSIS Semarang di bawah kepemimpinan pelatih baru Jafri Sastra mendatangkan dua pemain berpengalaman, Wawan Febrianto dan Ocvian Chanigio.
PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) menggandeng investor baru, Datu Nova Fatmawati, pengusaha wanita asal Semarang yang merupakan istri bos Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal.
PSIS Semarang mengalami kesulitan setelah batalnya David Glenn membeli saham tim kesebelasan kebanggaan warga Semarang tersebut.
Malut United sukses menghancurkan PSIS pada laga lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Maluku Utara, Jumat (16/5) malam.
PSIS dipastikan terdegradasi dari Liga 1 setelah hanya mampu mengumpulkan 25 poin dari 32 pertandingan yang sudah dilalui.
PSIS Semarang dipastikan turun kasta ke Liga 2 Indonesia di musim depan, setelah Persebaya Surabaya vs Semen Padang bermain imbang 1-1 pada Minggu (11/5) malam.
Di Liga India musim 2024/2025, Alaeddine merupakan pencetak gol terbanyak dengan koleksi 23 gol serta tujuh assist.
PELATIH Persik Kediri Marcos Reina menilai pemain Persik mampu tampil lebih baik ketimbang tuan rumah Arema FC saat laga Arema FC vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League
PELATIH Arema FC Marcos Santos mengakui bahwa pertandingan Arema vs Persik di pekan ke-17 BRI Super League merupakan pertandingan yang sulit di Liga 1.
AREMA FC berhasil unggul atas Persik Kediri dengan skor akhir 2-1 dalam pertandingan Arema vs Persik. Pertandingan pekan ke-17 BRI Super League atau Liga 1
PSM Makassar harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Bali United dengan skor 0-2 dalam lanjutan pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora BJ Habibie, Jumat (9/1).
Pemain berdarah Belanda tersebut menambahkan, selain gengsi, laga menghadapi Macan Kemayoran juga cukup menentukan langkah serta kepercayaan diri Persib Bandung menatap sisa kompetisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved