Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KIPER timnas Indonesia Maarten Paes menceritakan bahwa neneknya bangga ketika dirinya mendapat tawaran dari PSSI untuk menjadi warga negara Indonesia. Paes mengatakan neneknya memiliki peranan penting dalam mengenalkan budaya Indonesia kepadanya.
Dia menjelaskan bahwa neneknya meninggal awal tahun ini setelah kesehatan memburuk saat ia mulai dihubungi oleh PSSI pada akhir tahun lalu. Saat berita tentang tawarannya menjadi WNI datang, neneknya tersenyum untuk terakhir kalinya.
“Itu salah satu kenangan terakhir kami bersama. Kabar bahwa saya akan bermain untuk Indonesia membuat dia tersenyum terakhir kali,” kata Maarten Paes saat membahas asal usulnya di Indonesia dalam wawancara eksklusif dengan FIFA, dikutip Antara, Selasa (8/10).
Baca juga : DPR Minta Pemerintah Percepat Pengesahan Thom Haye, Ragnar Oratmangoen dan Maarten Pae Jadi WNI
“Dia meninggal awal tahun ini sehingga dia tidak bisa melihat debut saya,” lanjutnya.
Kiper berusia 26 tahun ini juga mengungkapkan kesedihannya karena neneknya tidak sempat melihatnya mengenakan seragam Merah Putih.
Neneknya, yang lahir pada 20 Maret 1940 di Pare, Kediri, Jawa Timur, banyak mengajarinya tentang kebudayaan Indonesia sebelum Paes resmi menjadi WNI pada akhir April lalu.
Saat ini, Paes telah mencatat dua penampilan bersama tim Garuda dengan performa yang mengesankan, termasuk penyelamatan gemilang, salah satunya adalah menepis tendangan penalti melawan Arab Saudi. Ia menyebutkan bahwa kedua laga itu berjalan tanpa hambatan berarti. (Ant/P-5)
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku terpengaruh hasutan adanya informasi anaknya diculik korban
Remaja di Cilandak, Jakarta Selatan, tega membunuh ayah dan nenek serta melukai ibunya dengan pisau dapur. Setelah melakukan pembunuhan itu, ia membuang pisau di depan rumah.
KIPER timnas Indonesia Maarten Paes mengungkapkan bahwa neneknya memiliki peranan penting dalam mengenalkan budaya Indonesia kepadanya.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
Piala ASEAN 2026 akan berlangsung di luar agenda FIFA match day, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas para pemain timnas Indonesia.
Indonesia bukan lagi tim yang takut mendominasi penguasaan bola. Dengan "The Herdman Way", Garuda kini memiliki alat tempur yang modern: kecepatan, tekanan tinggi.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
Berada satu grup dengan Vietnam selalu menghadirkan tensi tinggi. Sebagai juara bertahan edisi 2024, Vietnam tetap menjadi batu sandungan utama. Namun, bagi Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved