Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique mengakui timnya kurang beruntung setelah disingkirkan Borussia Dortmund di babak semifinal Liga Champions, Rabu (8/5) dini hari WIB.
Dikutip dari laman resmi UEFA, Rabu (8/5), Enrique menjelaskan timnya sudah melakukan berbagai upaya untuk keluar sebagai pemenang, namun tidak ada upaya mereka yang membuahkan hasil.
"Sejujurnya, saya pikir kami pantas memenangkan pertandingan ini. Kami menciptakan 31 tembakan, membentur tiang gawang sebanyak empat kali. Dalam dua pertandingan, kami membentur tiang gawang sebanyak enam kali namun tidak mencetak gol," ungkap Enrique.
Baca juga : PSG vs Borussia Dortmund, Gol Tunggal Mats Hummels Pastikan Die Borussien ke Final Liga Champions
"Sepak bola terkadang sangat tidak adil. Selamat untuk Dortmund. Mereka adalah tim yang hebat. Saya berharap mereka bisa pergi dan memenangkan final," sambungnya.
PSG disingkirkan Dortmund di semifinal Liga Champions dengan agregat 0-2, Kylian Mbappe serta kolega menelan kekalahan dengan skor 0-1 di laga leg kedua.
Pada leg kedua di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (8/5) dini hari WIB, PSG telah banyak melakukan upaya untuk mencetak gol, namun pada akhirnya Dortmund yang menjadi pemenang berkat gol semata wayang Mats Hummels.
Baca juga : Jelang PSG vs Borussia Dortmund: Kylian Mbappe Dituntut Tampil Maksimal
Meski harus mengakhiri perjalanan mereka di Liga Champions di babak semifinal, Enrique mengatakan dirinya tetap bangga dengan perjuangan anak-anak asuhnya.
"Saya senang dengan apa yang saya lihat dari tim saya. Semangat yang nyata. Sebuah tim yang memberikan segalanya. Para pendukung juga luar biasa," jelas Enrique.
"Saya berharap kita memiliki kebersamaan ini ke depannya. Pemain yang berkeringat demi seragamnya. Saya ulangi, kami harus mengucapkan selamat kepada tim yang lolos ke final," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Paris Saint-Germain mencetak sejarah dengan kemenangan terbesar atas Marseille di Parc des Princes.
Sepanjang musim ini, statistik Paul Pogba terbilang sangat minim. Ia tercatat baru tampil dalam tiga pertandingan Ligue 1 bersama Monaco dengan total waktu bermain hanya 30 menit.
Meski harus bermain dengan 10 orang di 15 menit terakhir pertandingan, PSG menunjukkan mentalitas juara untuk meraih kemenangan atas Strasbourg.
Kemenangan atas Newcastle United menjadi harga mati bagi PSG demi mengamankan posisi di zona delapan besar klasemen Liga Champions untuk lolos otomatis ke babak 16 besar.
Memasuki laga Liga Champions di kandang PSG kali ini, Newcastle United datang dengan modal kepercayaan diri yang berlipat.
Paris Saint-Germain (PSG) bersiap menjamu Newcastle United dalam laga matchday kedelapan yang krusial bagi posisi kedua tim di klasemen.
Paris Saint-Germain pesta gol 5-0 atas Marseille di Le Classique Ligue 1 2026. Dembele cetak dua gol, Kvaratskhelia dan Lee Kang-in ikut mencetak gol, PSG kembali ke puncak klasemen.
PARIS Saint-Germain (PSG) tampil dominan dalam laga sarat gengsi bertajuk Le Classique melawan Olympique Marseille pada pekan ke-21 Ligue 1.
Paris Saint-Germain mencetak sejarah dengan kemenangan terbesar atas Marseille di Parc des Princes.
Sepanjang musim ini, statistik Paul Pogba terbilang sangat minim. Ia tercatat baru tampil dalam tiga pertandingan Ligue 1 bersama Monaco dengan total waktu bermain hanya 30 menit.
Meski harus bermain dengan 10 orang di 15 menit terakhir pertandingan, PSG menunjukkan mentalitas juara untuk meraih kemenangan atas Strasbourg.
Hasil drawing play-off Liga Champions 2025/2026. Real Madrid harus singkirkan Benfica, PSG jumpa AS Monaco, Juventus hadapi Galatasaray. Cek jadwal lengkap.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved