Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON kiper naturalisasi Indonesia, Maarten Paes, mengatakan dirinya sudah mulai mempelajari dasar negara Republik Indonesia Pancasila dan juga sudah mulai menghafalkan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum dirinya resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Hal itu dikatakan Paes saat menghadiri rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Ad Interim Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia terkait permohonan pemberian kewarganegaraan RI pada dirinya dan dua rekannya yang lain, Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen, di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (7/3).
"Pertama-tama saya ingin bersyukur memiliki kesempatan ini. Terima kasih untuk semua orang yang bekerja di belakang layar. Saya sungguh kagum dengan hangatnya masyarakat Indonesia, sejak hari pertama di sini saya merasa seperti di rumah sendiri," kata Paes, yang menghadiri rapat kerja itu melalui video conference.
Baca juga : Naturalisasi Kiper Maarten Paes Berjalan
"Saya ingin mempelajari budaya dan belajar Bahasa Indonesia secepatnya. Saya sudah belajar Pancasila. Saya sudah belajar Indonesia Raya. Masih banyak lagi yang akan datang, dan saya hanya berharap bisa berada di sana (Indonesia) secepat mungkin," lanjutnya.
Paes merupakan kiper yang lahir di Nijmegen, Belanda pada 14 Mei 1998. Kiper berusia 25 tahun itu memiliki darah Indonesia dari kakek dari garis keturunan ayahnya yang lahir di Pare, Indonesia, 20 Maret 1940 silam.
Kini, Paes membela klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas dan telah memainkan 72 laga bersama timnya tersebut.
Baca juga : Kepala BPIP: Musik Adalah Pemersatu Bangsa
"Apa yang ingin saya capai di lapangan, menurut saya, begitu banyak potensi sepak bola di Indonesia. Di luar lapangan saya juga ingin menjadi pemimpin, menjadi warga negara yang baik dan menjadi pemimpin di dalam dan di luar lapangan," ujar Paes.
Adapun, permohonan naturalisasi Paes, Thom, dan Ragnar telah disetujui oleh Komisi X dan III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) untuk kemudian proses naturalisasi ketiga pemain tersebut akan dibawa ke rapat paripurna DPR untuk diambil keputusan.
Setelah rapat paripurna, ketiga pemain itu akan menjalani sumpah menjadi warga negara Indonesia (WNI) di Kementerian Hukum dan HAM. (Ant/Z-1)
Penjaga gawang berusia 27 tahun itu mengaku saat ini dirinya belum memikirkan isu transfer. Paes menyebut tengah fokus menjalani masa libur kompetisi
Marteen Paes disebut-sebut masuk radar Persib Bandung dan berpotensi menjadi pemain termahal kompetisi domestik apabila kepindahan tersebut benar-benar terwujud.
Klub asal Kota Bandung itu dirumorkan mendekati Maarten Paes dan Joey Pelupessy untuk diboyong pada bursa transfer Januari.
Netizen menyorot penampilan pemain Persib Bandung Marc Klok yang dianggap tidak optimal sehingga berpengaruh pada permainan timnas Indonesia.
Pemain Persib Bandung Marc Klok mendapat kritik pedas dari netizen akibat bermain ceroboh.
Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes dipastikan dalam kondisi siap tempur untuk putaran keempat kualifikasi piala dunia 2026 dalam laga Indonesia vs Arab Saudi
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memperingati Hari Ibu Tahun 2025 melalui kegiatan lokakarya tematik bertema Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved