Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GELANDANG timnas Swedia Kristoffer Olsson terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit karena gangguan otak tidak teridentifikasi dan sudah dipasangi ventilator. Hal itu diungkapkan klub tempat Olsson merumput, FC Midtjylland, seperti dilaporkan AFP, Selasa (27/2).
Gelandang berusia 28 tahun itu jatuh pingsan di rumahnya sendiri, Selasa (20/2), dan dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Aarhus.
"Kristoffer Olsson menderita penyakit akut yang berhubungan dengan otak yang bukan disebabkan tindakan menyakiti diri sendiri, juga bukan disebabkan oleh faktor eksternal," kata Midtjylland.
Baca juga : Kenali Bahaya Lesi Otak
Olsson masih tidak sadarkan diri, sementara diagnosis pastinya belum bisa dikomunikasikan kepada publik.
Berasal dari Norrkoping di pantai timur Swedia, Olsson melakukan debut kompetitifnya bersama Arsenal pada 2013.
Setelah itu bermain untuk klub Denmark Midtjylland dan AIK di Swedia, kemudian Krasnodar dan Anderlecht, sebelum kembali memperkuat Midtjylland.
Asosiasi Sepak Bola Swedia mendoakan pemain timnas mereka itu agar segera pulih.
"Seluruh keluarga sepak bola Swedia memikirkanmu dan berharap segera sembuh," tulis asosiasi itu lewat Instagram. (Ant/Z-1)
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penelitian University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved