Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH timnas Yordania Hussein Ammouta mengakui timnya gagal mengatasi tekanan tampil pertama kali di final Piala Asia setelah mereka kalah 3-1 dari tuan rumah timnas Qatar, Sabtu (10/2) malam WIB.
Tim tuan rumah sukses mempertahankan gelar Piala Asia mereka lewat hattrick eksekusi penalti yang dilesakkan Akram Afif di Stadion Lusail.
Qatar unggul di babak pertama dan tampil lebih baik di awal laga aebelum Yordania menyamakan kedudukan lewat aksi Yazan Al-Naimat.
Baca juga : Akram Afif, Pemain Terbaik Piala Asia 2023
Namun, Qatar membalas lewat dua eksekusi penalti, yang semuanya dieksekusi dengan baik oleh Afif, untuk memastikan kemenangan atas Yordania.
"Saya berbicara sebelum laga mengenai aspek mental," ujar Ammouta.
"Saya mengatakan kepada para pemain untuk menikmati pertandingan. Ini memang laga final namun para pemain harus memainkan laga dengan riang," lanjut pelatih asal Maroko itu.
Baca juga : Tekuk Iran, Qatar Melaju ke Final Piala Asia
Dia kemudian menambahkan, "Ada fokus besar di para pemain dan saya rasa hal itu memengaruhi mereka."
"Orang boleh memiliki niat baik namun hal itu mempengaruhi para pemain."
"Interaksi mereka dengan keluarga dan di media sosial membuat mereka tertekan dan itu jelas."
Baca juga : Yordania Maju ke Final Piala Asia untuk Pertama Kali Usai Taklukkan Korea
"Saya adalah pelatih mereka namun saya tidak bisa mengambil ipad dan ponsel mereka," imbuhnya.
Yordania telah mencetak sejarah dengan mencapai semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Asia.
Mereka membuat sejarah itu menjadi lebih apik dengan menang 2-0 atas timnas Korea Selatan (Korsel) untuk melaju ke final. (AFP/Z-1)
Juru taktik Yordania menyatakan taktik kolektif merupakan satu-satunya cara untuk menahan permainan Korsel yang memiliki keunggulan di berbagai lini.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Filosofi Hector Souto untuk laga semifinal Piala Asia Futsal nanti sangat sederhana namun menuntut disiplin tinggi: mencuri momentum di menit awal.
Ahmad Habibie melakukan serangkaian aksi heroik kala mempertahankan gawang timnas Indonesia di laga perempat final Piala Asia Futsal kontra timnas Vietnam.
Laga semifinal Piala Asia Futsal antara timnas Indonesia dan timnas Jepang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Kamis (5/2) pukul 19.00 WIB.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memuji habis-habisan perkembangan mentalitas anak asuhnya usai memastikan tiket perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved