Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KOREA Selatan tersingkir dari Piala Asia 2023 dengan kekalahan mengejutkan 0-2 pada babak semifinal dari tim underdog Yordania, Selasa (6/2) malam. Sang kapten Son Heung-min meminta maaf karena gagal mengantarkan timnya untuk bisa berjaya.
"Sangat menyesal karena kami tidak memenuhi harapan mereka (publik Korsel). Saya akan berusaha menjadi lebih baik sebagai pemain dan juga membantu tim nasional kami mengambil langkah selanjutnya," kata striker Tottenham Hotspur itu.
Korsel sedianya membidik gelar juara. Mereka berambisi mengakhiri paceklik lantaran terakhir kali berjaya di Piala Asia pada edisi 1960 silam.
Baca juga : Yordania Maju ke Final Piala Asia untuk Pertama Kali Usai Taklukkan Korea
Namun, skuad berjuluk Taegeuk Warriors justru tampil di bawah performa. Mereka gagal mencatatkan tembakan tepat sasaran melawan Yordania yang berada 64 peringkat di bawah mereka di dunia.
Son menyebut timnya gugup dan tidak ingin melakukan kesalahan. "Sangat mengecewakan, terpukul dengan hasil ini. Bagi kami itu adalah malam yang sangat mengecewakan," ujar pemain berusia 31 tahun itu.
Korea Selatan berada di ambang tersingkir pada babak 16 besar dan perempat final bamun mampu bertahan dan selalu bangkit.
Baca juga : Ji Da Bin Belajar Sepak Bola dari SSB Milik Ayah Son Heung Min
Kali ini mereka tak mampu membalas ketika Yazan Al-Naimat dan Mousa Al-Tamari membuat Yordania unggul di babak kedua.
Sementara itu, pasukan Jurgen Klinsmann jarang membuat peluang berbahaya. Son mengatakan Korea Selatan harus belajar dari kesalahan tersebut.
"Kita harus menatap ke depan, tidak ada waktu untuk menyesal. Sekarang saya harus kembali ke klub saya dan bersiap untuk sisa musim ini," ucapnya.
Baca juga : Conte Optimis Son Heung-min akan fit untuk Piala Dunia
Son mencetak tiga gol di turnamen tersebut, dua dari titik penalti dan satu melalui tendangan bebas di perpanjangan waktu yang memberi mereka kemenangan di perempat final atas Australia.
Bagi Yordania, lolos ke final merupakan torehan bersejaran. Pasalnya, ini untuk pertama kalinya mereka mampu menembus laga puncak. Yordania akan menunggu lawan yakni pemenang laga antara Iran dan Qatar. (AFP/Z-5)
Baca juga : Korsel Vs Yordania di Semifinal Piala Asia 2023, Ini yang Dirasakan Hwang In-beom
Dua atlet ski lintas alam Korea Selatan didiskualifikasi dari Olimpiade Milan-Cortina setelah peralatan mereka terdeteksi mengandung zat fluor terlarang.
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Operasi bedah estetika kini jadi gaya hidup modern. Sejumlah aktris Indonesia memilih Korea untuk tampil lebih segar dan percaya diri.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tampil apik sejak menit awal, yang langsung membuahkan gol yang dicetak Mochammad Iqbal.
Presiden AS Donald Trump resmi mengumumkan kenaikan tarif impor untuk barang-barang Korea Selatan, termasuk otomotif dan farmasi, setelah kesepakatan dagang dinilai gagal.
Peneliti berhasil mengidentifikasi kuburan massal korban Plak Justinian di Jerash. Bukti DNA mengungkap bagaimana pandemi melumpuhkan kota kuno 1.500 tahun lalu.
AMERIKA Serikat menetapkan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir, Libanon, dan Yordania sebagai kelompok teroris. Maklum, organisasi itu sudah lama menjadi musuh Israel.
WNI tersebut saat ini ditempatkan di fasilitas penahanan khusus anak atau remaja, mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur.
KEMENTERIAN Luar Negeri (Kemenlu) RI tengah mengawal ketat kasus hukum seorang anak Indonesia karena diduga terlibat dalam aktivitas yang mendukung gerakan ISIS.
Donald Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memulai proses penetapan sejumlah cabang Ikhwanul Muslimin di Libanon, Mesir, dan Yordania sebagai organisasi teroris asing.
Ingatan puluhan tahun silam itu diceritakan kembali oleh Abdullah II, usai mendengar pernyataan Prabowo ihwal kisah persahabatan mereka berdua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved