Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko turut menanggapi keputusan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) yang mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-20. Ia meminta tim nasional Indonesia, terutama para pemain muda yang sudah terpilih dan siap bertanding, untuk tidak kecewa berlarut-larut.
“Bagi anak-anak saya khususnya Garuda Nusantara, untuk menghadapi situasi ini, jangan kecewa. Kita tahu anda telah disiapkan cukup lama untuk menghadapi ini tetapi pada akhirnya situasinya tidak seperti yang diharapkan,” ujar Moeldoko saat memberikan keterangan pers di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (30/3).
Ia berpesan kepada para Garuda Muda untuk tidak merasa gagal karena batal mengikuti Piala Dunia U-20. Perjalanan bagi mereka masih sangat panjang sehingga perjuangan harus terus dilanjutkan.
Baca juga: Buntut Keputusan FIFA, Garuda Muda Batal Menikmati Laga Kelas Dunia
“Jangan karena batal main piala dunia, kalian merasa gagal. Jangan. Hidup selalu begitu, ada manis dan ada pahit,” sambung mantan Panglima TNI itu.
Secara khusus, Moeldoko meminta kapten tim nasional U-20 Indonesia Marselino Ferdinan yang saat ini tengah bersiap untuk bergabung dengan salah satu tim Eropa, untuk tetap semangat dan tidak berhenti mengharumkan nama bangsa.
Baca juga: Pimpinan Komisi III Kecewa Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20
“Buat sang Kapten Marselino Ferdinan, buatlah bangga bangsa Indonesia di Eropa karena kalian saat ini sedang berada di sana,” tuturnya.
Moeldoko mengatakan pemerintah mengapresiasi kerja keras yang dilakukan oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir yang telah melakukan lobi dengan FIFA hingga menit-menit akhir.
“Kalau dari saya tentang hal itu sebaiknya menunggu kehadiran pak Erick saja. Pak Erick sudah bekerja keras, bagaimana situasi di sana nanti lebih bagus menunggu pak Erick,” tandasnya. (Z-11)
Uni Emirat Arab (UEA) mendukung Indonesia untuk maju menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2027 atau FIFA World Cup U-20 2027.
Mantan Gubernur Bali I Wayan Koster meminta maaf ke masyarakat Bali dan Indonesia atas penolakan Piala Dunia U-20.
Ganjar Pranowo pernah menjadi salah satu tokoh yang menolak Piala Dunia U-20 digelar di Tanah Air.
TIM U-20 Indonesia yang diproyeksikan untuk ajang besar Piala Asia U-20 2025 dan Piala Dunia U-20 2025 terus digodok. Indra Sjafri menyebut sementara ini ada 17 pemain yang lolos saringan.
Langkah mengirim timnas U-20 menjadi bagian dari komitmen Indonesia untuk serius menatap prestasi di lapangan sepak bola.
Keberhasilan Timnas Indonesia U-17 diharapkan dapat menulai ke timnas U-20 untuk tembus ke Piala Dunia U-20 tahun 2025.
Meski tidak menyandang status sebagai tim unggulan utama, Ronald Koeman yakin timnas Belanda mampu berbicara banyak dan mengejutkan di Piala Dunia 2026.
Bagi Thomas Tuchel, kesuksesan di turnamen besar sangat bergantung pada atmosfer di dalam kamp latihan.
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Pengetatan visa Donald Trump mengancam trafik suporter di Miami sebagai host Piala Dunia 2026. Simak dampak ekonomi dan skema FIFA PASS di sini.
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Kebijakan visa ketat Presiden Donald Trump mengancam kehadiran ribuan suporter di Piala Dunia 2026. Simak dampak bagi fans sepak bola global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved