Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
LAGA berat akan dilakoni Oxford United di putaran ketiga Piala FA Inggris. Bermain di kandang, di Stadion Kassam, Selasa (10/1) dini hari nanti, klub berjuluk Yellows tersebut akan menantang tim kuat Arsenal.
Di atas kertas, Oxford yang kini berada di peringkat 15 League One alias Divisi 2 Liga Inggris, memang bukan lawan sepadan bagi Arsenal yang kini memimpin klasemen Liga Primer Inggris. Namun, hal itu tidak membuat Oxford kehilangan keyakinan untuk membuat kejutan dalam laga yang akan disiarkan langsung di Vidio dan Bein Sport 3 tersebut.
"Ini pertandingan yang menantang dan kesempatan bagi Oxford untuk naik kelas. Kami akan memberikan perlawanan maksimal. Oxford siap menjamu The Gunners," tegas Anindya Bakrie yang bersama Erick Thohir menjadi pemilik saham mayoritas Oxford dalam keterangan yang diterima, Senin (9/1).
"Sebelum peluit panjang berbunyi, belum ada tim yang menang atau kalah. Semoga pemain Oxford percaya diri dan bermain dalam kemampuan terbaiknya dan bisa membuat kejutan," tambah Anindya.
Peluang Oxford membuat kejutan memang terbuka lebar. Dari lima kali pertemuan dengan Oxford, Arsenal hanya mampu menang sekali dan empat laga lainnya berakhir imbang.
"Kita menyadari Arsenal tim kuat dan memiliki pemain hebat. Tapi sejarah mencatat Oxford bisa mengimbangi Arsenal sampai empat kali. Semoga Oxford mengulang sejarah dan bisa mengimbangi Arsenal," harap Anindya, yang membeli Oxford pada 2018.
Jika mampu membuat kejutan dengan menyingkirkan Arsenal, Oxford akan menghadapi tim Liga Primer lainnya, Manchester City yang lolos setelah menyingkirkan Chelsea. (RO/OL-15)
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, melayangkan peringatan keras kepada anak asuhnya untuk tampil lebih efisien saat menjamu Bayer Leverkusen pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Arsenal dilaporkan telah menetapkan bek Newcastle United, Tino Livramento, sebagai target prioritas untuk bursa transfer musim panas 2026.
Kasper Hjulmand menilai Bayer Leverkusen tampil dominan dan hampir saja mengunci kemenangan sebelum kebobolan di menit-menit akhir pertandingan.
Mengapa Liverpool, Man City, Chelsea, Arsenal, dan Spurs raih hasil minor di 16 Besar UCL 2026? Simak analisis taktik dan penyebab kegagalannya di sini.
Mikel Arteta mengakui performa Arsenal belum berada pada level terbaik meski tetap membawa pulang hasil yang cukup positif untuk laga leg kedua 16 besar Liga Champions kontra Bayer Leverkusen.
Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Bayer Leverkusen di leg pertama 16 besar Liga Champions 2026 berkat gol penalti Kai Havertz di menit akhir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved