Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYUSUL kesuksesan gelaran Piala Dunia 2022, yang merupakan Piala Dunia paling padat dalam sejarah, FIFA kini bersiap membuat turnamen yang terbesar.
Belum usai selebrasi final Piala Dunia, Minggu (18/12), perhatian asosiasi sepak bola dunia itu kini beralih ke besarnya angka turnamen edisi 2026 yang sudah di depan mata.
Untuk pertama kalinya, pesta sepak bola empat tahunan itu akan berlangsung di tiga negara tuan rumah bersama, yaitu Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko.
Baca juga: Lionel Scaloni Kini Berada Di Puncak Tertinggi
Turnamen tersebut akan mengalami ekspansi menjadi 48 tim peserta, dari format 32 tim yang telah diterapkan sejak 1998, serta dua kali lebih banyak dari jumlah tim yang pernah ambil bagian pada Piala Dunia terdahulu yang pernah digelar di AS ataupun di Meksiko.
Penambahan 16 tim itu menjadi ekspansi terbesar dalam evolusi Piala Dunia.
Berawal dari 13 tim saat kelahiran turnamen tersebut pada 1930, putaran final diikuti 16 tim mulai 1934 hingga 1978, sebelum meningkat menjadi 24 tim pada 1982.
Afrika dan Asia akan menjadi benua yang mendapat keuntungan paling besar dari ekspansi ke 48 tim tersebut.
Di bawah format baru, Afrika akan menerima sembilan slot kualifikasi untuk final (dibandingkan lima sebelumnya) sedangkan Asia akan mendapat delapan (dari sebelumnya 4,5 slot).
Oceania, yang biasanya harus melalui playoff agar lolos ke Piala Dunia, akan langsung mendapat tempat pada kualifikasi.
"Bagi kami, warga Afrika, ini adalah anugerah," kata mantan warga negara Nigeria Sunday Oliseh seperti dikutip AFP.
"Saya selalu berpikiran (Afrika) seharusnya mengirim lebih banyak wakil, semakin banyak Anda bermain, semakin banyak peluang yang ada."
"Ini adalah benua dengan populasi lebih dari 1 miliar manusia. Negara saya saja berpenduduk 200 juta orang."
"Bagi kami, melihat Piala Dunia yang lebih besar itu memukau," lanjutnya.
Penambahan kontingen Afrika itu menjadi kabar baik bagi sejumlah tim-tim besar di wilayah. Mesir, Aljazair, dan Nigeria semuanya gagal ke Qatar setelah tersingkir pada kualifikasi.
Perwakilan Eropa juga akan semakin banyak, menjadi 16 tim dari sebelumnya 13. Sedangkan Amerika Selatan naik dari 4,5 menjadi enam negara.
Dengan Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko otomatis lolos sebagai tuan rumah, CONCACAF akan mendapat tambahan tiga slot, sehingga akan ada total enam tim dari wilayah itu.
Dua tempat tambahan lainnya akan ditentukan lewat playoff.
FIFA, pada awalnya, mengindikasikan bahwa mereka lebih suka dengan format 16 grup yang terdiri dari tiga tim, dengan dua peringkat teratas masing-masing grup maju ke babak gugur 32 besar.
Namun, kesuksesan format grup dengan empat peserta di Qatar telah membuat FIFA berpikir ulang.
Gianni Infantino, dalam sesi jumpa pers, Jumat (16/12) mengatakan FIFA berencana meninjau ulang format grup dengan tiga peserta itu.
Skenario untuk 2026 kemungkinan adalah dengan 12 grup yang beranggotakan empat tim, yang mana dua tim peringkat teratas akan maju ke babak gugur bersama delapan peringkat tiga terbaik.
Format itu bisa menyuguhkan 104 pertandingan, jauh lebih banyak dari 64 yang berlangsung di Qatar. Sementara tim yang mencapai final akan harus menjalani delapan laga.
Jumlah arena untuk putaran final juga bisa berlipat ganda, dari delapan stadion di Qatar menjadi 16.
Sebelas arena akan berlokasi di AS, dengan tiga di Meksiko dan dua di Kanada.
Seluruh laga di AS akan bertempat di stadion yang digunakan tim NFL, sedangkan stadion seperti SoFi Stadium, senilai US$5 miliar di Los Angeles dan MetLife Stadium milik New York Giants yang berkapasitas 82.000 bangku di East Rutherford akan menjadi tuan rumah final.
Sebagian besar pertandingan, termasuk seluruh laga babak gugur dan seterusnya, akan digelar di AS.
Terlepas dari tersebarnya turnamen secara geografis itu, FIFA sedang mempelajari penempatan tim dalam klaster regional untuk menekan jumlah perjalanan yang harus ditempuh.
"Ketika Anda berhadapan dengan wilayah yang sangat besar seperti Amerika Utara, maka perlu memperhatikan pafa fan dan memastikan bahwa tim-tim bermain di dalam klaster, sehingga para penggemar dan tim tidak perlu bepergian dengan jarak yang sangat jauh," kata Infantino, awal tahun ini.
Infantino mengatakan FIFA memprediksi peningkatan pendapatan yang sangat besar dengan melakukan ekspansi Piala Dunia.
Penghasilan siklus empat tahun menuju 2026 diproyeksikan meningkat US$11 miliar, atau naik US$7,5 miliar dari siklus yang berakhir pada 2022.
"Kami optimistis dengan kekuatan sepak bola," kata Infantino. "Kami yakin dampak dari pertandingan ini akan masif."
"Sudah masif di sini dan akan luar biasa di Amerika Utara," pungkasnya. (Ant/OL-1)
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Sepanjang 2025, tercatat ada 24.558 transaksi transfer internasional di sektor putra, meningkat lebih dari 7% dibandingkan tahun sebelumnya.
FIFA menemukan adanya dugaan penggunaan dokumen palsu untuk meloloskan para pemain naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
Sepp Blatter menilai kekhawatiran terkait faktor keamanan menjadi alasan yang sangat kuat bagi para suporter untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka datang langsung ke AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved